BUMN Bangun Mewah Hotel 10 Lantai

IHGMA.com – Lahan PTPN X di depan rumah dinas Bupati di Jl Pemuda Tengah bakal dibangun hotel bintang tiga berlantai 10 persis di depan rumah dinas Bupati. Hotel termewah di Klaten itu akan dibangun PT Wika.

”Konsep awalnya itu lantai 10. Sekelas bintang tiga,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Pemkab Klaten, Agus Suprapto, Senin (17/2).

Agus menjelaskan dari pertemuan terakhir investor dari BUMN yaitu dari PT Wika akan mulai mengurus izin dalam waktu dua pekan sejak pekan lalu ke Dinas.

Izin itu diperlukan sebelum kegiatan dimulai, termasuk pembanguannya. Selama belum ada izin kegiatan yang paling memungkinkan hanya pembersihan lokasi lahan PTPN. Pembangunan hotel itu murni antar-BUMN.

Pemkab tidak ada bagi hasil atau apa pun sebab Pemkab hanya menunggu dan mengurus perizinannya.  Mulai dari analisis dampak dan lingkungan (amdal) sampai dengan analisis dampak lingkungan lalu lintas.

Persyaratan itu harus segera dipenuhi sebelum dimulainya pembangunan. Berkaitan dengan bangunan cagar budaya di dalam kompleks PTPN X, Agus menambahkan sudah tidak lagi masalah.

Sudah ada rekomendasi tim ahli cagar budaya (TACB) Jawa Tengah yang menjelaskan tentang bangunan yang masuk kategori cagar budaya. Beberapa bangunan yang masuk kategori cagar budaya itu nantinya tidak akan dirobohkan.

Bahkan akan dipercantik dari sebelumnya. Namun nantinya difungsikan untuk apa, semua terserah kepada pihak PTPN atau pengelola.

Yang jelas, lanjut Agus, berdasarkan keterangan dalam rapat, bangunan-bangunan tersebut tidak akan dihilangkan. Kemungkinan setelah pengurusan izin akan segera diikuti pembangunan mulai tahun ini.

Berdasarkan gambar  surat keterangan TACB Jawa Tengah No 832/ 22024 hanya ada tiga bangunan masuk kategori situs (Si). Meliputi bangunan kantor ( nomor 8), bangunan Litbang ( nomor 18) dan ruang pamer serta bangunan mess III atau paviliun (nomor 13).

Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemkab Klaten, Pramana Agus Wijanarka soal hotel itu saat ini menjadi ranah dinas penanaman modal dan perizinan. ” Itu di ranahnya dinas perizinan. Bukan kami,” katanya. 

Dia menambahkan keberadaan hotel berbintang itu diharapkan bisa mendukung pengembangan berbagai destinasi wisata di wilayah Kabupaten Klaten. Baik wisata religi, wisata candi maupun wisata desa.(suaramerdeka)

Leave a Reply