Coba Perhatikan Kejanggalan Berikut Ini yang Sering Ditemui di Hotel

IHGMA.com – Hotel menawarkan tempat istirahat yang berbeda dari rutinitas normal layaknya saat berada di rumah.

Setelah melakukan aktivitas seharian kemudian kembali ke kamar, semua sudah dibersihkan. Tak ada tumpukan sampah, seprei telah diganti hingga handuk kotor juga lenyap diganti yang baru.

Siapa yang tak mau dilayani seperti ini? Namun pernahkah kamu bertanya-tanya, ada beberapa kejanggalan yang terjadi di hotel.

Mengapa kebanyakan warna seprei dan handuk selalu putih atau selimut yang selalau dimasukkan ke bagian bawah kasur?

Berikut dikutip dari TribunTravel.com merangkum 5 keanehan yang biasa ditemui di hotel, seperti dilansir dari laman brightside.me.

Selengkapnya, yuk simak ulasan berikut.

1. Lubang pada tempat sampah hotel

1
 ()

Fungsi lubang pada tempat sampah yang ada di hotel ternyata agar plastik sampah mudah diambil.

Biasanya bila tempat sampah terlalu penuh akan membuat efek vakum yang sulit untuk ditarik.

Karena alasan ini, dibuat lubang di bagian bawah tempat sampah agar udara bisa masuk.

2. Menempatkan kitab suci di meja samping tempat tidur

Tradisi ini dimuali pada akhir abad ke-19 yang dilakukan oleh The Gideons International.

Mereka berusaha menyebarkan kepercayaannya ke seluruh dunia dengan memutuskan mengirim salinan Alkitab ke setiap hotel.

Kini, banyak ditemui Alquran, Taurat dan kitab suci lainnya di meja kamar hotel.

 

3. Menempatkan dua sedotan pada koktail

1
 ()

Dua sedotan yang ada pada koktail akan memudahkan saat meminumnya.

Minuman yang pekat pada bagian atas biasanya tak mudah ditembus udara pada bagian bwah.

Dengan adanya dua sedotan pada bisa memudahkan saat minum koktail.

 

4. Selimut di lipat pada bagian bawah

1
 ()

Melipat selimut pada bagian bawah menyerupai amplop meniru gaya hotel tentara.

Cara ini mencegah ujung-ujung selimut mengantung atau menyentuh lantai.

Tak hanya itu, tempat tidur juga terlihat lebih rapi.

Satu alasan lagi, sebelum adanya alat pemanas ruangan, tempat tidur hotel dulunya dihangatkan dengan botol air panas.

Selimut yang dilipat berbentuk amplop ini mampu membantu menjaga kehangatan.

5. Kebanyakan hotel menggunakan seprei warna putih

1
 ()

Tempat tidur dengan seprei warna putih membuat kamar terlihat telah dibersihkan.

Bahkan jika pelayan hanya menganti seprei hotel.

Penggunaan warna putih berhubungan dengan persepsi psikologis yang menganggap putih sebagai simbol kebersihan.

Pemilihan warna ini juga membantu memudahkan saat pencucian, karena tak harus memilah warna saat mencucinya.

Hal tersebut juga menjadi alasan mengapa handuk hotel juga berwarna putih.

Leave a Reply