Dorong Pariwisata, Jawa Barat Bakal Gelar Great Sale

Jakarta, ihgma.com – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat (Jabar), Deddy Taufik, menuturkan bahwa pihaknya akan gencar mempromosikan pariwisata Jabar dalam waktu dekat ini.

Salah satu sarana promosi yang digunakan adalah melalui aplikasi Smiling West Java yang bisa dimanfaatkan wisatawan untuk mencari informasi seputar pariwisata Jabar.

“Di Juli kami akan buat great sale. Ini kolaborasi antara Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), asosiasi-asosiasi lain, Dinas Pariwisata di seluruh Jabar, dengan pihak-pihak terkait,” kata Deddy kepada Kompas.com, Selasa (30/6/2020) seperti dilansir di Komas.com.

Melalui promosi penjualan besar-besaran tersebut, Deddy berharap pihaknya dapat membuat masyarakat Jabar untuk tetap berwisata di dalam Jabar saja.

“Piknik di Jabar saja, jangan keluar. Jabar punya potensi yang menjanjikan. Ini hashtag kita #diJabarAja. Kolaborasi ini untuk melaksanakan great sale,” ungkap Deddy.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial saat berfoto di depan mobil wisata bandung Tour on Bus (Bandros) di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (19/1/2018).(Dokumentasi Humas Pemkot Bandung)

Promo yang terintegrasi

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Jabar Ridwan Kamil menuturkan bahwa visi besarnya adalah mengembangkan ekonomi Jabar melalui sektor wisata dalam lingkup smart tourism.

Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah adanya aplikasi Smiling West Java yang bisa diunduh secara gratis melalui Google Play Store bagi pengguna Android.

Melalui aplikasi tersebut, berdasarkan pantauan Kompas.com, calon wisatawan bisa memilih salah satu tempat wisata yang tersedia melalui pilihan Alam, Sport Tourism, Kultur, dan Religi.

Selain bisa membeli tiket masuk tempat wisata, kamu juga bisa melakukan pemesanan hotel, atau melihat daftar restoran yang tersedia beserta alamat lengkapnya.

“Great sale ini integrasi dari hotel, destinasi wisata, dan transportasi dalam melakukan spesial diskon. Ini adalah strategi dalam promosi pariwisata Jabar,” tutur Deddy.

“Misal untuk hotel, bagi yang dari luar Jabar, nanti bisa digunakan Desember 2020 (jika Covid-19 sudah landai). Sekarang pesan dulu, nanti di Desember dia rate-nya ya rate sekarang,” imbuhnya.

Leave a Reply