Hotel Berbintang dengan Fasilitas MICE Dibangun di Bandara Kertajati

Suasana bangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, 24 Mei 2018. Proyek Infrastruktur yang dibangun di era pemerintahan Presiden Joko Widodo ini diduga melanggar HAM. ANTARA/M Agung Rajasa

ihgma.com – Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Kabupaten Majalengka, atau Bandara Kertajati akan memiliki fasilitas penunjang yang super lengkap usai tiga BUMD yang bergabung dalam bisnis membangun hotel berbintang dengan fasilitas MICE (meeting, incentive, convention and exhibition).

Proses pembangunan fasilitas penunjang tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama hotel bintang tiga, hotel bintang lima, dan MICE di Bandara Kertajati yang dipimpin langsung Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Noneng Komara, dan jajaran direksi PT BIJB, Jaswita dan BJB, Kamis, 19 November 2020.

Acara peletakan batu pertama tersebut merupakan rangkaian akhir dari West Java Investment Summit (WJIS) 2020 yang sudah digelar sejak Senin. Manajemen PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) memastikan pihaknya berkontribusi penuh dalam acara yang digelar untuk mendongkrak arus investasi ke Jawa Barat tersebut.

Melansir Tempo Kamis (19/11), Direktur Utama PT BIJB Salahudin Rafi mengatakan pihaknya saat ini tengah fokus dalam pengembangan aerocity dan pengembangan bisnis lain di Bandara Kertajati.

Menurut dia penguatan fasilitas lewat investasi didorong PT BIJB agar bandara memberikan nilai tambah ekonomi kawasan sehingga diharapkan PT BIJB dapat berkontribusi menjadi motor penggerak perekonomian di Jawa Barat.

“Jadi Kertajati juga termasuk ke dalam kawasan Rebana Metropolitan yang sudah dicanangkan Pak Gubernur Ridwan Kamil, dan Bandara Kertajati ini akan menjadi penyangga logistik dari industri-industri yang berkembang baik di Rebana,” kata dia.

“Sehingga sambil menunggu kondisi penerbangan pulih, ini waktunya tepat kita membangun. Jadi pada saatnya nanti pembangunan selesai bisa menyelamatkan perekonomian di Jawa Barat,” lanjut dia.

BIJB dalam WJIS 2020 menawarkan sejumlah kerjasama bisnis antara lain pembangunan Cargo Village, Integrated Building, hotel bintang tiga, bintang lima dan MICE Facility.

Sebelum penandatanganan kerja sama ini, Jaswita Jabar, BIJB dan BJB berkomitmen untuk membangun sarana pendukung bandara yaitu hotel bintang tiga dengan nilai investasi sebesar Rp 661,9 miliar.

Leave a Reply