Hotel Budget Jadi Primadona Baru

IHGMA.com – Kini, masyarakat makin selektif dalam mencari informasi liburan, terlebih dari faktor harga karena kemudahan membandingkan tiket dan akomodasi dari berbagai OTA (Online Travel Agency) dan situs lainnya. Hal inilah yang membuat tren hotel budget cukup diminati oleh wisatawan saat ini.

Industri hotel budget pun mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Mengutip Laporan e-Conomy SEA 2019, pertumbuhan hotel budget di Asia Tenggara bahkan meningkat 9 kali lipat di tahun 2019 jika dibandingkan dengan tahun 2015, saat penetrasi hotel budget di industri pariwisata baru dimulai.

“Selain faktor harga yang kompetitif, kehadiran hotel budget yang saat ini sudah mampu memberikan kemudahan dalam proses check in hingga check out, serta mampu menghadirkan layanan serta kualitas yang baik, menjadi faktor pendorong pesatnya pertumbuhan segmen ini,” kata Meta Rostiawati, Head of PR & Communications Indonesia, OYO Hotels and Homes, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/12/2019).

Bahkan di Indonesia, lanjutnya, hotel-hotel lokal berskala kecil dan menengah sudah mampu bersaing dengan hotel berskala besar karena maraknya tren online travel serta kehadiran teknologi yang mampu membantu transformasi hotel-hotel tersebut.

Lebih lanjut, dari sisi konsumen, hotel budget yang memiliki nilai kompetitif baik dari sisi harga, kualitas, dan lokasi juga tidak hanya digemari oleh kalangan wisatawan backpacker, tetapi juga keluarga. Terlebih, fenomena staycation saat ini menjadi tren yang berkembang di beberapa kota-kota besar.

Statistik pemesanan OYO juga menunjukan bahwa pemesanan kamar hotel untuk kategori budget (OYO SMART Rooms) meningkat sebesar 5% y.o.y, dengan pemesanan yang terjadi menjelang akhir pekan mengalami peningkatan 17% dibandingkan hari biasa dengan rata-rata per tamu menginap selama 2-3 hari. Kategori OYO Smart Rooms juga menjadi kategori hotel yang paling banyak dipesan karena faktor harga yang kompetitif, tetapi tetap dapat menawarkan pengalaman menginap berkualitas, terstandarisasi, di lokasi-lokasi yang strategis.

Seiring dengan kehadiran hotel budget yang makin digemari oleh wisatawan saat ini, tren berwisata juga makin dekat dengan kehadiran teknologi. Berikut beberapa tren berwisata saat ini yang turut menjadi pendorong pertumbuhan hotel budget di Indonesia:

Internet jadi sumber informasi utama liburan

Sudah diprediksi tentunya bahwa internet akan menjadi sumber utama bagi para wisatawan untuk mendapatkan informasi tentang liburan. Dari mulai tiket pesawat, akomodasi, hingga tiket destinasi pariwisata, ataupun kuliner. Sudah banyak OTA (Online Travel Agency) yang telah menyediakan layanan ini, termasuk layanan pesan kamar untuk pilihan hotel budget.

Tren staycation dan short getaway makin menggeliat

Hari libur nasional dan cuti bersama yang notabene tidak terjadi terlalu panjang mendorong masyarakat untuk melakukan liburan secara singkat. Liburan singkat yang dilakukan seperti tren staycation dan short getaway membuat hotel budget akan selalu jadi incaran bagi para pelancong yang memanfaatkan hal ini.

Pertimbangan budget makin selektif, promo liburan makin banyak

Berbagai macam informasi yang didapat di internet memicu masyarakat untuk menjadi selektif dalam mengeluarkan biaya liburan. Belum lagi, mengingat banyaknya kesempatan liburan, wisatawan cenderung akan mempertimbangkan budget terutama dari sisi akomodasi.

“Kami melihat hotel budget di Indonesia akan menjadi primadona baru bagi para wisatawan, terutama melihat tahun 2020 yang disambut dengan dengan kesempatan masyarakat berlibur makin banyak karena adanya beberapa tanggal merah yang jatuh di hari kerja. OYO Hotels and Homes dengan senang dan optimis menyambut potensi ini. Kami akan terus fokus menghadirkan akomodasi berkualitas dengan harga kompetitif di 100 kota di Indonesia dan berbagai promo menarik di 2020 mendatang,” tutup Meta.(we)

Leave a Reply