Hotel Tertua di Jakarta berusia 148 Tahun

JAKARTA, IHGMA.com – Di Jakarta sekarang ada banyak banget hotel. Tapi para traveler harus tahu, hotel tertua di Jakarta umurnya sudah 148 tahun lho!

Sriwijaya Hotel di bilangan Jalan Veteran, Jakarta atau yang dahulu dikenal dengan nama Jalan Rijswijk telah bertahan melintasi zaman. Umur hotel ini sudah 148 tahun.

Berlokasi di pojok Jalan Veteran yang masih sederet dengan es krim Italia legendaris Ragusa, Sriwijaya Hotel masih bertahan dalam derap pembangunan ibukota yang kian modern.

Dari luar, hotel peninggalan Belanda itu masih menonjolkan gaya ‘Empire’ yang identik dengan kesan kaku dan pilar putih yang cukup populer di masanya. Bukti dari keotentikan bangunan yang masih terjaga.

Tepat hari Sabtu pekan lalu (12/11/2018), detikTravel bersama Komunitas Ngopi (di) Jakarta (Ngojak) menjelajahi Harmoni di Jakarta Pusat yang dahulu disebut Weltevreden dan jadi hunian para orang Eropa.

Menurut sejarawan Alwi Shahab, dahulu Weltevreden yang terbagi menjadi Noordwijk (Jalan Juanda) dan Rijswijk (Jalan Veteran) diisi pemukiman elit dan hotel kaum Eropa. Sebut saja Des Indies hingga Societat Harmoni.

Dpaat dijumpai banyak foto jadul Batavia
Dapat dijumpai banyak foto jadul Batavia (Randy/detikTravel)

Sayang, roda pembangunan telah meluluhlantakkan kedua bangunan bersejarah yang jadi ikon dan cikal bakal kawasan Harmoni kini. Adapun, salah satu yang tersisa adalah Sriwijaya Hotel.

“Ini adalah hotel tertua yang masih bertahan di Jakarta,” tutur dedengkot Ngojak, Achmad Sofiyan pada rombongan.

Senada dengan tulisan Scott Merrillees dalam buku Batavia in Nineteenth Century Photographs yang mengatakan Sriwijaya Hotel sebagai hotel tertua yang masih bertahan di Jakarta.

Ssst... Ini Hotel Tertua di Jakarta, 148 Tahun!
Sejarah perkembangan Sriwijaya Hotel sejak zaman dulu (Randy/detikTravel)

Lewat foto lawas dari Royal Institute of Linguistic and Anthropology Leiden yang tertempel di dinding hotel, tampak transformasi dari Sriwijaya Hotel sejak berdiri pertama kali di tahun 1870.

Saat itu Sriwijaya Hotel masih bernama Hotel Cavadino yang merujuk pada nama pemiliknya, Conrad Alexander Willem Cavadino atau disingkat CAW Cavadino.

Tahun 1899, namanya berubah jadi Hotel du Lion d’Or yang identik dengan nuansa Prancis. Tahun 1941, namanya berubah lagi jadi Park Hotel hingga Hotel Central di tahun 1950.

Nama Sriwijaya Hotel pun baru muncul di tahun 1974 dan tetap bertahan hingga kini. Foto-foto kawasan Batavia lainnya di masa itu juga dapat dijumpai di setiap sudut hotel. Menyiratkan kesan antik yang dimiliki oleh hotel tersebut.

Ssst... Ini Hotel Tertua di Jakarta, 148 Tahun!Suasana di samping kiri hotel (Randy/detikTravel)

Selain mengenal fakta akan Sriwijaya Hotel, detikTravel dan rombongan pun sempat melihat sudut-sudut hotelnya yang masih klasik. Tampak dari model pintu kamar hingga tangga yang masih memakai kayu. Wisatawan mesti mampir kalau memang suka dengan wisata kota tua.

Agaknya pengelola Sriwijaya Hotel masih terus mempertahankan desain bangunan hotelnya yang bersejarah. Sebuah upaya yang sejatinya perlu dilakukan, untuk melestarikan sejarah dan peninggalan budaya Batavia tempo dulu. (detik)

Leave a Reply