Jepang Tawarkan Paket WFH di Taman Nasional

Taman Nasional Setonaikai di Jepang. (iStockphoto/fpdress)

ihgma.com –  Saat ini kaum pekerja di Jepang masih menjalani masa bekerja dari rumah (work from home/WFH) demi mencegah penyebaran virus corona klaster perkantoran.

Di saat banyak kaum pekerja berada di rumah, pemerintah Jepang mengajak mereka untuk kembali ke alam, salah satunya wisata di taman nasional.

Mengutip CNNIndonesia Kamis 1/10/2020, beberapa taman nasional Jepang telah menambahkan titik akses Wi-Fi dan memasang ruang kerja yang dapat disewa di hotel dan tempat perkemahan di sekitar taman nasional, dengan dukungan dari Kementerian Lingkungan Jepang.

“Kami ingin orang-orang yang sedang bekerja jarak jauh tetap bersantai di lingkungan yang jauh berbeda dari kehidupan sehari-hari mereka biasanya,” kata seorang pejabat di hotel resor Kyukamura Kishu Kada di Taman Nasional Setonaikai.

Beberapa taman nasional yang melaksanakan program ini termasuk Setonaikai, taman nasional terbesar di Jepang yang terkenal dengan desa nelayan Aso-Kuju yang terkenal dengan gunung berapinya, dan Nikko, taman nasional dengan bentangan hutan yang diapit pegunungan.

Pengeloa taman nasional sendiri ditugaskan untuk menentukan bagaimana menyambut pekerja WFH yang baru.

Beberapa mendirikan kamar hotel yang tersedia untuk beberapa jam sekaligus sebagai tempat kerja yang bisa disewa.

Yang lainnya membangun ruang kerja di tengah alam, menggunakan tenda, pembangkit listrik portabel, dan perangkat hotspot Wi-Fi.

Ruang kerja “alami” ini sementara dibangun oleh para staf taman nasional. Mereka juga menyediakan makanan bagi para pekerja WFH, memungkinkan mereka untuk fokus pada pekerjaan dan fokus pada urusan bersantai.

“Kami ingin menawarkan rencana di mana para tamu dapat bekerja di pagi hari dan menikmati kegiatan seperti trekking dan kano bersama keluarga mereka di sore hari,” kata pejabat hotel tersebut kepada Japan Times.

Program “workation” baru dijalankan oleh National Park Resorts of Japan, yang mengimbau pekerja WFH untuk mengambil liburan kerja mereka di taman yang dekat dengan rumah, untuk menghindari potensi penyebaran Covid-19.

Program ini sempat diuji coba dari April hingga Juli, dan mendapat sambutan yang baik. Program ini lalu dibawa kembali ke publik pada bulan September.

Jepang bukan satu-satunya negara yang menawarkan pengalaman bekerja sembari berlibur selama pandemi.

Baik Bermuda dan Barbados telah membuka program visa mereka untuk para profesional atau pelajar yang ingin ke WFH dengan tetap mempertahankan suasana liburan.

Dan untuk kaum Crazy Rich, sebuah resor di Maladewa akan menawarkan pengalaman “workation” selama seminggu mulai dari US$23.250 (sekitar Rp347 juta) untuk dua orang.

 

Leave a Reply