Okupansi Hotel di Medan Mulai Meningkat

Ilustrasi - Kamar hotel(Shutterstock/Dragon Images)

MEDAN, ihgma.com – Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny S Wardhana menyatakan, tingkat hunian hotel berbintang di Medan, Sumatera Utara, rata-rata sudah di atas 20 persen dari kapasitas yang ada.

Seperti dilansir Kompas.com Jumat 31/7/2020, “Sejak hotel mulai beroperasi kembali pada Mei dan Juni, tamu hotel di era normal baru pandemi Covid-19 terus naik,” ujar Denny S Wardhana di Medan, Sabtu (25/7/2020) seperti dikutip dari Antara.

Bahkan berdasarkan laporan anggota PHRI, kata Denny Wardhana, hunian hotel di daerah tujuan wisata Berastagi dan Parapat, Simalungun, pada akhir pekan sudah di atas 50 persen.

Menurut Denny, sebagian besar dari tamu yang mengisi hunian hotel itu merupakan warga lokal yang menginap dengan keluarga.

Pekerja menggunakan masker, face shield dan sarung tangan saat merapikan kamar Hotel Santika Depok, Selasa (9/6/2020). Sebanyak kurang lebih 80 unit hotel jaringan Santika Indonesia Hotels dan Resorts mulai dibuka sejak 4 Juni 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan kenormalan baru untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Ia juga mengemukakan bahwa dengan fenomena terus naiknya tamu juga membuat manajemen hotel menambah jumlah kamar yang dioperasikan.

“Kalau awal beroperasi kembali, rata-rata hotel hanya mengoperasikan satu lantai saja, maka saat ini sudah dioperasikan dua hingga tiga lantai,” ujar Denny.

Denny menegaskan, dalam menjalankan bisnis hotel pada saat ini, pengusaha hotel harus mengacu dan mengikuti panduan umum normal baru untuk hotel dan restoran dalam pencegahan Covid-19 yang dikeluarkan Badan Pimpinan Pusat PHRI, 1 Juni 2020.

“Manajemen hotel juga masih memberi potongan harga atau penawaran menarik agar calon tamu hotel tertarik,” kata Denny.

PHRI Sumut berharap sektor pariwisata pulih lebih cepat sehingga bukan saja membuat bisnis pengusaha berjalan kembali dan karyawan dipekerjakan lagi, tetapi juga membantu mendorong pergerakan ekonomi. (Evalisa Siregar/M Razi Rahman)

 

Leave a Reply