Okupansi Hotel di Yogyakarta Stagnan

Yogyakarta, Ihgma.com – Okupansi perhotelan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih stagnan. Data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menunjukkan adanya kenaikan, meski sedikit.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono, mengatakan peningkatan aktivitas perekonomian sudah tampak sejak bulan lalu. Meskipun, secara catatan angka, okupansi perhotelan masih belum membahagiakan.

“Tingkat hunian saat ini rata-rata 30 persen sampai 40 persen untuk hotel bintang, non bintang 10 sampai 30 persen dari kamar yang dioperasikan,” ujar Deddy di Yogyakarta, Minggu, 13 September 2020 seperti dilansir medcom.

Dia menerangkan, tingkat okupansi pada libur akhir pekan bulan lalu meningkat. Namun, pada hari kerja hanya berkisar 20 persen.

Dia menyakini penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta diperkirakan berdampak. Dia menilai, kondisi PSBB bisa diikuti daerah lain, menyusul perkembangan kasus positif covid-19.

“Kita masih membutuhkan peran pemerintah dalam hal memberikan stimulus-stimulus yang sudah direncanakan, dan bantuan okupansi dengan adanya mice di hotel-hotel dari pemerintah. Ini agar kami bisa bernapas lagi di masa pandemi ini,” katanya

Deddy mengatakan, Kota Yogyakarta masih bisa menerima tamu yang hendak mengadakan rapat atau kunjungan kerja. Namun, harus menerapkan protokol pencegahan penyebaran covid-19 ketat.

“Saat ini dari zona merah perlu adanya hasil swab. Hal ini diperlukan untuk saling menjaga penyebaran virus covid-19,” ungkapnya.

Dia mengungkap, DIY berkategori zona kuning saat ini. Pihaknya mengaku telah memverifikasi hotel dan restoran melalui Satgas Covid-19 PHRI DIY bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY, kabupaten/kota, serta gugus tugas wilayah. Pihaknya berupaya agar tamu, wisatawan, dan karyawan meminimalisasi penularan covid-19.

“Yogja masih aman dan terkendali, namun peran serta masyarakat, tamu, dan wisatawan sangat diperlukan. Harus disiplin, jujur dalam melaksanakan protokol kesehatan agar kita saling melindungi,” jelasnya.

Leave a Reply