Perhimpunan Hotel di Yogyakarta Tingkatkan Hunian Saat Low Season

SLEMAN, IHGMA.com – Libur panjang Natal dan Tahun Baru 2019 telah usai.

Sejak tanggal 2-5 Januari 2019 lalu beberapa hotel mulai ditinggalkan tamunya.

Ketua Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)’>Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sleman, Joko Paromo mengatakan, bulan Januari dan Februari memang menjadi bulan low season alias sepi tamu di dunia perhotelan.

Pasalnya bulan ini banyak yang mulai beraktivitas seperti semula, instansi sekolah hingga para pegawai atau pekerja sudah melakukan rutinitasnya.

Tak banyak yang memiliki agenda untuk berwisata dan menghabiskan uangnya untuk bertravelling.

“Masyarakat banyak yang menahan budgetnya untuk melakukan perjalanan wisata di bulan ini (Januari-Februari),” kata Joko kepada Tribunjogja.com, Minggu (6/1/2019).

Tentu beragam upaya dilakukan oleh pengelola penginapan baik kelas melati maupun berbintang untuk menarik wisatawan menginap di tempatnya.

Lebih lanjut, Joko menjelaskan biasanya pihak hotel akan melalukan promo dengan harga murah dan sederet diskon serta penambahan pelayanan untuk menggaet wisatawan pada bulan low season.

Namun tak mau hanya mengandalkan sebatas promo dan diskon semata.

Joko membeberkan, PHRI di DIY akan bekerjasama membuat sebuah event besar.

Event ini akan berlangsung dan melibatkan empat kabupaten dan satu kota di DIY.

Pihaknya menjelaskan, awal Februari 2019 mendatang akan diselenggarakan event bernama ‘Jogja Heboh’.

“Event ini kita bekerjasama dengan asoaiasi, komunitas, pemerintah dan stakeholder wisata untuk mengadakan Jogja Heboh,” katanya.

Event yang rencananya bakal dihelat mulai 1-8 Februari 2019 ini akan mengadakan beragam aktivitas dan acara.

Semua Kota dan Kabupaten di DIY akan mendapat jatah dan berurutan.

“Serentak selama delapan hari tersebut, masing-masing akan mendapatkan jatah acara dan acara tersebut tiap daerah harus berbeda sehingga menarik,” katanya.

Joko mencontohkan event seperti parade gerobak, festival becak hingga fashion show unik akan menghiasi gelaran pada Jogja Heboh tersebut.

“Semua sudut Kota ikonik di DIY akan ada aktivitas agar heboh dan Gubernur DIY sangat support dalam kegiatan ini,” lanjutnya.

Tak ketinggalan, selain menghadirkan event dan aktivitas menarik disetiap sudut Kota dan Kabupaten di DIY.

Jogja Heboh bakal bekerjasama dengan pengelola mall untuk memberikan diskon besar-besaran.

PHRI berharap dengan adanya aktivitas dan event Jogja Heboh ini akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan bulan Februari 2019 ini.

“Target kita 15 ribu wisatawan, Semoga terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply