Singapura Izinkan MICE dengan Syarat Ketat, Bantu Hotel dan Maskapai

Jakarta, Ihgma.com – Singapore Tourism Board mempertimbangkan jika ada pihak yang ingin mengadakan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition atau MICE.

Chief Executive Singapore Tourism Board, Keith Tan mengatakan, gambaran acara percontohan yang masuk kategori MICE hanya dibolehkan untuk 250 peserta dan dimulai paada 1 Oktober 2020. “MICE adalah salah satu sektor strategis bagi ekonomi Singapura. Pemulihan yang aman dan bertahap akan melindungi mereka yang bergelut di bidang ini sekaligus membantu sektor lainnya,” kata Keith Tan pada Jumat, 11 September 2020 seperti dilansir tempo.

Seiring dengan kembali menggeliatnya bidang perekonomian di tengah pandemi Covid-19, Keith Tan mengatakan, Singapore Tourism Board bersama Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura akan menganalisis seluruh proposal acara MICE. Penyelenggara bisa mengadakan kegiatan MICE setelah mendapat persetujuan Kementerian Perdagangan dan Industri.

Keith Tan menjelaskan, izin terbatas untuk acara MICE tak hanya membantu mereka yang berkecimpung di bidang ini namun juga menolong bisnis perhotelan dan penerbangan. Dia mencontohkan beberapa acara yang akan berlangsung dalam waktu dekat dengan protokol ketat untuk mencegah Covid-19 adalah konferensi Singapore International Energy Week atau SIEW.

Pertemuan para pebisnis di bidang energi itu akan berlangsung pada Oktober 2020. Penyelenggara MICE harus menunjukkan bagaimana mereka menerapkan protokol keamanan dan keselamatan sebelum, selama acara berlangsung, dan setelahnya. “Kami bekerja sama dengan industri untuk membangun protokol yang ketat,” kata Keith Tan.

Sebelumnya ada acara pertemuan yang masuk kategori MICE di Singapura. Pertemuan itu diadakan oleh Safe Business Events Framework pada Juli 2020 dengan peserta sebanyak 50 orang. Pada akhir September 2020 ini juga akan ada acara MICE berikutnya sebagai percontohan kedua. “Acara-acara percontohan MICE ini akan membantu Singapura menjadi destinasi yang aman, terpercaya, dan inovatif,” kata Keith Tan.

Leave a Reply