Tol Baru di Bali Tuntas 2022, Ini Lho Rutenya

Foto: Foto: Dok. Jasamarga Bali Tol

ihgma.com – Proyek jalan Tol Gilimanuk-Mengwi akan menjadi Jalan Tol kedua setelah Jalan Tol Bali Mandala di Provinsi Bali. Tol yang melintasi 3 kabupaten di Bali ini bakal beroperasi secara bertahap mulai akhir tahun 2022

Melansir CNBCIndonesia Rabu (30/9), anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) unsur akademisi Eka Pria Anas menjelaskan bahwa jalan Tol ini akan mencakup 3 kabupaten di Provinsi Bali yaitu Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Badung.

“Trase atau rute dari jalan tol Gilimanuk-Mengwi ini dimulai dari pelabuhan kapal ferry antar pulau di Pelabuhan Gilimanuk dan menyusur ke selatan Bali sampai ke arah Denpasar. Itu di sekitar Mengwi,” ujarnya dalam market sounding proyek KPBU, Rabu (30/9/20).

Tol ini dibangun untuk mengakomodir kendaraan dari Barat ke Timur dan sebaliknya, serta menjadi jalur alternatif dari Pelabuhan Gilimanuk ke arah ibu kota Provinsi Bali yaitu Denpasar. Tol ini juga disiapkan untuk mengantisipasi volume lalu lintas dengan terkoneksinya kawasan-kawasan pembangunan strategis.

Proyek ini juga memperhatikan RTRW Bali 2009-2029. Adapun rute aksesibilitas dari dan ke kawasan wisata, saat ini sedang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Dengan total panjang 95,51 Km, tol ini memiliki lebar bahu dalam 1,5 m dan lebar bahu luar 3,0 m. Adapun panjang lajur motor yakni 41,3 Km.

Jalan tol ini terbagi menjadi tiga seksi. Seksi 1 dengan panjang 54 km menghubungkan Gilimanuk dan Pekutatan. Seksi 2 dengan panjang 23,6 km yang menghubungkan Pekutatan dan Soka dan terakhir Seksi 3 sepanjang 21,8 km menghubungkan Soka dan Mengwi.

Adapun konstruksinya dibangun dalam dia tahap. Pertama pertama dimulai dari Seksi 2 dan 3 yang ditarget bisa dimulai tahun 2021 mendatang. Lalu, bila konstruksi kedua seksi itu rampung di 2022, maka pemerintah langsung melanjutkan konstruksi Seksi 4 dan ditarget bisa beroperasi mulai tahun 2024.

“Kalau memang tanda tangan PPJT (Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol) bisa dilaksanakan bulan Juni 2021 maka konstruksi (dimulai) kuartal III atau IV-2021 dan satu setengah tahun berikutnya sudah bisa operasi seksi 2 dan 3, dan operasi berikutnya tahun 2024 untuk seksi 1,” kata Eka Pria Anas.

Leave a Reply