Unik, Ada Mercusuar di Swedia yang Diubah Jadi Hotel

Hotel berlokasi di pulau yang terjal(Erik Nissen Johansen)

ihgma.com – Menginap di hotel dengan arsitektur modern, berbintang, dan mewah mungkin sudah biasa.

Namun, bagaimana jika menginap di rumah mercusuar yang sudah tua? Kini pengunjung bisa menikmati pengalaman baru, dengan tidur di rumah mercusuar di Swedia.

Dilansir Kompas dari Lonely Planet Selasa (27/10), hotel tersebut adalah Hamneskär Swedia yang merupakan penginapan baru di sana.

Uniknya, sebelum menjadi hotel, pada abad ke-19 bangunan ini merupakan mercusuar Pater Noster. Kemudian, bangunan ini pun diubah menjadi hotel yang menawarkan pemandangan alam natural.

Hotel ini berada di pulau berbatu, tepatnya di Marstrand, Swedia bagian Barat.

Lokasi sekitar pulau dikenal oleh pelaut sebagai perairan yang sangat berbahaya, sehingga pelaut berdoa Bapa Kami, atau Pater Noster dalam bahasa Latin.

Dari situlah nama mercusuar disematkan dan mulai dibangun pada tahun 1868 yang merupakan bentuk penghormatan atas doa para pelaut.

Penjaga mercusuar tinggal bersama dalam satu rumah bersama keluarga dan para pegawainya di pulau yang dianggap tidak bisa dihuni selama 110 tahun.

Di tengah lingkungan yang ekstrem, mereka merawat, menjaga, menyelamatkan pelaut yang karam, hingga menciptakan kampung kecil dan mengisolasi diri.

Namun kini, agen desain Swedia Stylt, mengubah rumah tua penjaga mercusuar itu.

Ia menciptakan sembilan kamar yang dapat menampung hingga 18 tamu, restoran, bar, dan kafe terbuka di luar ruangan.

Pengunjung bisa menggunakan rib boat dari Marstrand atau Gothenburg untuk sampai mercusuar.

Dulunya hotel ini adalah rumah bagi penjaga mercusuar(Erik Nissen Johansen) 

Apa saja yang bisa pengunjung nikmati selama menginap di sana?

  • Berlayar
  • Scuba Diving
  • Kelas memasak
  • Bermeditasi
  • Suasana yang tenang, cocok untuk pengunjung yang ingin mencari inspirasi dalam menulis
  • Memancing di laut dalam dan menikmati hasil tangkapan

Pendiri Stylt, Erik Nissen Johansen mengatakan, jarang sekali dirinya menemukan tempat tujuan bepergian yang unik.

“Kini semuanya (hal yang unik) ada di sana–lokasinya terpencil, alam fantastis, kondisi cuaca ekstrim, sejarah mendebarkan dan keramahan yang luar biasa dengan sedikit kemewahan yang sederhana,” ujarnya.

Leave a Reply