Wisatawan Asing Ingin Ada Visa Nomad Digital agar Bisa Bekerja dari Bali

Keindahan Pura Ulun Danu, Bali Foto: Shutter stock

IHGMA.com – Destinasi wisata Bali selalu jadi primadona di kalangan wisatawan lokal maupun asing. Sayangnya, virus corona membuat Pulau Dewata mati suri. Karena itu, untuk membangkitkan gairahnya, seorang pengembang digital yang berbasis di Bali berencana meluncurkan Visa Nomad Digital Indonesia.

Dilansir Kumparan.com Jumat 11/9/2020, Adapun Visa Nomad Digital tersebut memungkinkan para pekerja jarak jauh untuk tinggal dan bekerja secara legal di Bali. Dilansir Lonely Planet, program tersebut sebelumnya juga sudah dilakukan di beberapa negara, salah satunya Estonia.

Pendiri agensi pemasaran media sosial yang beroperasi dari jarak jauh dari Bali, Olúmidé Gbenro, mengatakan bahwa program visa tersebut sudah diajukan kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo.

“Kami membuat petisi untuk visa nomad digital untuk diberikan kepada Joko Widodo, Presiden Indonesia,” kata Olúmidé.

Ilustrasi Nusa Penida Bali Foto: Shutter stock 

Olúmidé mengklaim bahwa petisi tersebut sudah ditandatangani oleh lebih dari 2.000 digital nomad, bahkan Kementerian Sekretariat Negara Indonesia dikatakan sedang mengkajinya. Tidak hanya itu saja, Olúmidé juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya dan pemerintah tengah membahas pendapatan dan kontrol kualitas yang diperlukan oleh visa tersebut.

Lebih lanjut, Olúmidé menjelaskan bahwa dalam mengembangkan program tersebut, pihaknya bekerja sama dengan lembaga pemikir yang mencakup: mitra publik dan swasta. Pihaknya bersama pengembang digital lainnya dan pendukung lokal yang mencakup pengacara, serta dosen universitas juga sudah mengadakan pertemuan sementara dengan pemerintah untuk membahas manfaat dan logistik visa baru tersebut.

“Fokus utamanya adalah mendorong petisi itu mencapai 10 ribu tanda tangan. Obrolan sosial cenderung menggerakkan jarum lebih dari apa pun di Indonesia,” ujar Olúmidé.

Ilustrasi milenial traveling ke Tegalalang, Bali Foto: Shutter Stock

Adapun Visa Nomad Digital dibuat dengan tujuan agar para wisatawan mancanegara dapat bekerja sambil pelesiran di Bali. Sementara untuk jangka waktunya, visa nomad digital dapat digunakan dengan minimal durasi satu tahun.

Sebenarnya dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia, khususnya Bali telah menjadi menjadi salah satu hotspot nomaden digital paling populer di dunia. Hanya saja, kebijakan visa tersebut tidak ramah, sehingga banyak pekerja jarak jauh dan lepas hidup semi-legal di Indonesia.

Sementara bila dilihat dari keuntungannya, Estonia dan beberapa negara Eropa, seperti Jerman, Spanyol, Portugal, dan Republik Ceko, yang sudah lebih dulu menawarkan opsi visa bagi pengunjung atau pekerja lepas membuktikan bahwa pendapatan destinasi tersebut meningkat.

 

Leave a Reply