10 Kebiasaan General Manager Hotel yang Sukses

IHGMA.com – 10 poin di bawah ini akan memberikan anda gambaran mengenai apa saja kebiasaan dan kemampuan yang dimiliki seorang GM hotel yang sukses.

1. Mampu membuat keputusan dengan cepat

1. Mampu membuat keputusan dengan cepat

Para pemimpin yang sukses adalah mereka yang mampu membuat keputusan secara cepat.

GM hotel setiap harinya dihadapkan pada rapat, diskusi maupun obrolan ringan dengan para staff, tamu, vendor, supplier, dan bahkan pegawai baru.

Tujuan utama dari setiap pertemuan dan obrolan (dalam lingkup kerja) adalah untuk membuat keputusan-keputusan yang mampu menghasilkan kemajuan bagi hotel.

Hotelier yang sukses harus bisa memberdayakan karyawan dan dirinya sendiri untuk mencapai target-target yang telah direncanakan.

Para GM hotel yang sukses ini fokus mengeksekusi rencana menjadi kenyataan sepanjang waktu.

Di sinilah letak pentingnya kemampuan pengambilan keputusan secara cepat dan tentunya juga tepat.

2. Sering keluar kantor

2. Sering keluar kantor

Setelah mencapai puncak tertinggi dalam karier di bidang perhotelan, seorang GM akan mendapat berbagai fasilitas mewah, termasuk ruang kerja yang besar dan lengkap.

Tapi, jangan terlalu merasa nyaman dengan ruang kerja dan semua fasilitasnya tersebut.

Dengan semakin banyak rapat yang harus dihadiri, surel (email) yang harus dibalas, dan berbagai tugas administrasi yang harus dijalankan, sangat mudah bagi seorang GM untuk “terpenjara” di ruang kerjanya sendiri.

Menghabiskan waktu kerja di dalam ruangan kerja akan membuat GM kehilangan gambaran tentang bagaimana kondisi hotel dan karyawan secara keseluruhan.

Jadi, sangat perlu untuk berkeliling melihat-lihat kondisi hotel, membantu bagian front office dalam melayani tamu, mengarahkan dan memotivasi pegawai, melakukan inspeksi kebersihan kamar, serta berinteraksi dengan para tamu.

Kebiasaan ini akan membuat Anda mengerti bagaimana kondisi karyawan, tamu dan hotel secara lebih baik serta objektif.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa melakukan kebiasaan pada poin ke-tiga di bawah ini:

3. Memimpin dengan contoh

3. Memimpin dengan contoh

Karyawan akan benar-benar mengikuti pemimpin yang mereka percayai.

Jika Anda ingin mendapatkan kepercayaan dan membuat karyawan benar-benar yakin dengan kualitas diri anda (dan memang ini adalah hal yang sangat diperlukan untuk menjadi GM sukses), maka Anda harus memberikan contoh secara langsung kepada bawahan Anda.

Memberikan contoh satu atau dua kali kepada bawahan mungkin kedengarannya cukup mudah, tapi menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan perlu konsistensi dan dedikasi yang tinggi.

Pemimpin yang sukses mempraktekkan apa yang mereka katakan dan benar-benar memperhatikan setiap pekerjaan yang dilakukan.

4. Perhatikan, apakah anda dikelilingi dengan orang=orang yang tepat?

4. Perhatikan, apakah anda dikelilingi dengan orang=orang yang tepat

Maksud dari poin ini bukanlah motivasi mengenai anda harus berteman dengan orang-orang yang mendukung karier anda, tetapi lebih kepada aspek manajerial mengenai apakah hotel anda sudah dijalankan oleh karyawan yang tepat dan sesuai bidangnya masing-masing.

Untuk menjadi seorang GM yang sukses, maka anda perlu menguasai kemampuan dalam menganalisa dan menempatkan karyawan sesuai dengan bidang yang dikuasai.

5. Motivasi karyawan anda

5. Motivasi karyawan anda

“Permainan berada dalam genggaman anda”

Bagaimana hotel akan dijalankan oleh para karyawan akan sangat tergantung pada keputusan dan pola kerja yang diterapkan oleh seorang GM.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Lembaga Pelatihan Dale Carnegie, kurang dari 20% karyawan saja yang benar-benar merasa termotivasi untuk melakukan pekerjaan mereka.

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi karyawan adalah hubungan antara manajer dan karyawan itu sendiri.

Jika anda ingin menjadi seorang GM yang sukses, maka anda harus mampu membuat hubungan yang baik dengan para karyawan dan terus memotivasi mereka untuk melakukan yang terbaik dalam pekerjaan mereka.

6. Delegasikan pekerjaan anda

6. Delegasikan pekerjaan anda

Jangan menjadi seorang “mikro manajer” yang melakukan semua pekerjaan sendirian untuk mencapai hasil “sempurna”.

Sikap ini tidak akan berdampak baik bagi hotel anda karena akhirnya anda sebagai seorang yang berada di top manager akan kehilangan gambaran hotel anda secara menyeluruh karena terlalu sibuk dengan pekerjaan kecil.

Berikan contoh satu atau dua kali kepada manajer bawahan anda tentang bagaimana melakukan pekerjaan yang benar, kemudian biarkan mereka melakukan pekerjaan tersebut sesuai dengan tugas dan tanggungjawab mereka.

7. Ukur dan hargai setiap performa

7. Ukur dan hargai setiap performa

Banyak penelitian menunjukkan hasil bahwa kurangnya apresiasi terhadap performa dan prestasi karyawan yang telah dicapai merupakan penyebab utama dari kurang puasnya karyawan terhadap perusahaan.

Seorang GM yang sukses selalu aktif dalam mengukur performa dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh para karyawan.

Dengan melakukan ini, anda juga bisa secara tidak langsung memberikan contoh dan standar kepada karyawan lain yang belum melakukan pekerjaan sesuai standar hotel yang anda pimpin.

8. Terapkan teknologi yang sesuai dengan visi misi hotel anda

8. Terapkan teknologi yang sesuai dengan visi misi hotel anda

Teknologi merupakan salah satu faktor yang paling menentukan jalannya operasional hotel pada era modern sekarang ini.

Dengan perkembangan yang sangat cepat, penerapan teknologi baru di hotel harus lah direncanakan secara matang dan sesuai dengan visi dan misi hotel anda.

Dengan cara ini, hotel anda tidak akan latah mengikuti perkembangan dan akhirnya malah membuat kebutuhan biaya pelatihan untuk teknologi baru di hotel anda semakin membengkak.

9. Bertanggungjawab dan sanggup menerima kritikan

9. Bertanggungjawab dan sanggup menerima kritikan

Seorang dengan kelas top manager sekalipun pasti akan melakukan kesalahan, dan memang hal ini wajar saja mengingat banyaknya hal yang harus dipikirkan serta sifat alami manusia untuk melakukan kesalahan-kesalahan.

Untuk menjadi GM yang sukses, bukan berarti anda tidak boleh salah, yang terpenting adalah, anda harus mampu menerima kesalahan serta menerima kritikan yang mungkin datang dari orang-orang yang tidak memiliki pengaruh pada posisi anda. Kritik tersebut bisa saja disampaikan oleh karyawan, tamu bahkan teman sejawat anda dikutip dari studipariwisata.com.

10. Cintai pekerjaan anda

10. Cintai pekerjaan anda

Seorang hotelier yang sukses selalu mencintai pekerjaan menjadi seorang pemimpin.

Ada memang orang-orang tertentu yang tidak nyaman bekerja dalam tatanan manajerial, tapi jika anda berkeinginan menjadi seorang GM yang sukses, maka mencintai pekerjaan sebagai pimpinan haruslah dilakukan supaya anda sendiri tidak tertekan.

Leave a Reply