Dana PNM Rp 500 Miiar Dimanfaatkan ITDC Percepat Pembangunan The Mandalika

Mandalika, salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas Foto: Dok. Kemenparekraf

ihgma.com, Jakarta– PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia memastikan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2020 sebesar Rp500 Milyar dipergunakan untuk mempercepat pembangunan kawasan pariwisata di KEK Mandalika (“The Mandalika”). Dana PMN yang diterima pada Desember 2020 silam ini merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi sektor pariwisata yang terdampak Pandemi Covid-19 serta bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020.

Dana PMN ini akan digunakan ITDC untuk membangun infrastruktur dasar dan fasilitas penunjang di The Mandalika antara lain pekerjaan drainase, pekerjaan tanah, pekerjaan perkerasan non aspal, pekerjaan perkerasan aspal, pekerjaan struktur dan pekerjaan landscape.  Secara keseluruhan pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas penunjang di The Mandalika ditargetkan akan berlangsung hingga tahun 2026.

Direktur Keuangan dan Strategi ITDC Nugdha Achadie mengatakan, “Kami memastikan penambahan PMN dalam rangka program PEN yang masuk ke dalam modal saham Persero ini, akan digunakan sepenuhnya untuk mendukung pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas penunjang berkelas dunia di The Mandalika. Dengan terbangunnya kawasan pariwisata ini, kami harapkan terjadi peningkatan jumlah lapangan pekerjaan serta pemberdayaan UMKM di kawasan sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi sektor pariwisata pasca pandemi Covid-19.”.

Penggunaan PMN tahun 2020 ini diproyeksikan akan mendukung pemulihan ekonomi paska pandemi Covid-19 khususnya di wilayah Lombok dan sekitarnya melalui sejumlah manfaat langsung, antara lain akan ada penyerapan kurang lebih 300 tenaga kerja dalam periode konstruksi, potensi penyerapan kembali secara bertahap 800 tenaga kerja bidang akomodasi di Kabupaten Lombok Tengah yang sempat dirumahkan, peningkatan occupancy rate hotel selama periode konstruksi, serta penyerapan tenaga kerja non-permanen dan tenaga kerja supporting permanen saat berlangsungnya kegiatan event di The Mandalika. Selain itu, pemanfaatan PMN ini juga akan mendukung pengembangan bisnis UMKM yang nantinya dapat menempati kios UMKM di Bazaar Mandalika, khususnya dalam hal perdagangan bahan mentah.

Dilansir Industry, The Mandalika yang memiliki luas kurang lebih 1.175 Ha berlokasi di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, dibangun sebagai sebuah kawasan pariwisata terintegrasi yang akan memberikan multiplier effect yang signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Lombok Tengah pada khususnya dan NTB pada umumnya. Sejak 2016, saat ITDC memulai percepatan pembangungan The Mandalika, hingga saat ini, telah terbangun infrastruktur jalan dan fasilitas umum dan sosial, diantaranya jalan utama kawasan sepanjang 4 km; Kuta Beach Park berikut beach facilities berupa fasilitas bilas, locker & toilet; Masjid Nurul Bilad dengan kapasitas mencapai 4.000 jamaah; pusat pengawasan area pantai Balawista; Bazaar Mandalika yang terdiri dari 303 unit stall dan Sentra Parkir. Selain itu, masih ada proyek yang saat ini tengah dalam proses pembangunan yaitu Jalan Kawasan Khusus (JKK) yang dapat berfungsi sebagai sirkuit jalanan (street circuit), hotel bintang 5 Pullman Mandalika dan jalan akses menuju wisata daerah Gerupuk pada zona timur kawasan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah melalui Kementerian dan Lembaga dalam membantu kebutuhan pendanaan investasi untuk pengembangan The Mandalika ini. Selaku pengembang kawasan pariwisata, kami pastikan pendanaan yang telah kami peroleh ini akan digunakan untuk melakukan percepatan pembangunan kawasan tersebut.  Selain itu, kami juga terus melakukan upaya-upaya kreatif untuk memenuhi seluruh kebutuhan pendanaan baik melalui kolaborasi BUMN maupun pendekatan ke lembaga pembiayaan dalam negeri dan luar negeri, sehingga percepatan pembangunan The Mandalika dapat berjalan sesuai rencana, dan manfaat pembangunan dapat segera dinikmati masyarakat,” tutup Nugdha.

Leave a Reply