529 Rumah di Likupang-Manado direvitalisasi Jadi Homestay

Salah satu homestay hasil revitalisasi Kemen PUPR di Likupang - Manado / Foto : dok PUPR

ihgma.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun dan merevitalisasi  529 unit rumah untuk dijadikan homestay di kawasan Likupang, Sulawesi Utara.  Hal itu dilakukan  untuk mendorong potensi wisata di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Likupang – Manado, Sulawesi Utara.

Menurut Direktur Jenderal Perumahan Kemen PUPR Khalawi Abdul Hamid, kegiatan tersebut dilakukan lewat program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta), berupa bantuan peningkatan kualitas rumah swadaya untuk homestay dan usaha pariwisata lainnya.

Sarhunta juga untuk mendukung pemulihan pariwisata daerah dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyrakat yang terdampak pandemic Covid-19.

Melansir Kabar Travel, “Kami berharap program Sarhunta ini bisa bermanfaat dalam hal peningkatan kualitas rumah masyarakat di sekitar KSPN Likupang–Manado,” kata Khalawi dalam keterangan tertulis, Rabu (10/3).

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I Hujurat mengatakan, jumlah bantuan peningkatan kualitas rumah swadaya untuk usaha homestay sebesar Rp 36,74 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk meningkatkan kualitas rumah di beberapa lokasi yang ada di KSPN.

Bantuan Sarhunta tersebut disalurkan untuk 263 unit homestay yang terdapat di tiga desa, Desa Marinsow, Desa Pulisan, Desa Kinunang, dan satu Kelurahan di Pulau Bunaken.

Sarhunta yang sudah selesai dibangun, diharapkan bisa dimanfaatkan dan dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Seluruh Homestay yang sudah rampung 100 persen sudah mulai disewakan ke wisatawan dengan biaya sewa per malam nya Rp 200 ribu. Bantuan peningkatan kualitas tanpa fungsi yang terdapat di sepanjang koridor KSPN Likupang berjumlah 266 unit progresnya sudah hampir rampung 100 persen,” kata Hujurat.

Leave a Reply