Dampak PPKM terhadap Okupansi Hotel di Jakarta, Hotel Bintang Juga Kena

Lebih parah saat awal pandemi

Meski kebijakan PPKM Darurat yang berlaku sejak 3 Juli 2021 memperparah tingkat okupansi hotel di Jakarta, Wita tidak menampik bahwa kondisi perhotelan jauh lebih parah saat pandemi Covid-19 pertama melanda Indonesia pada Maret 2020.

“Kalau bertanya seberapa parah sebelum dan sesudah PPKM, atau awal pandemi, awal lebih parah. Saat itu malah tutup, tidak ada sama sekali nyawanya,” jelas Wita.

Dirinya melanjutkan, pada awal pandemi, banyak hotel yang menutup operasionalnya selama dua hingga tiga bulan—terutama hotel-hotel dalam kategori midscale.

Meski hotel-hotel upscale masih bisa bertahan, Wita mengungkapkan ada juga hotel dalam kategori tersebut yang memutuskan untuk menghentikan seluruh karyawannya pada saat itu.

“Awal pandemi itu situasi terburuk. Kemudian coba rebounce (bangkit kembali), tapi asumsi kita kalah saat varian Delta masuk Jakarta sehingga terjadi decline (penurunan) lagi,” ucap Wita.

“Kalau jaman PSBB dengan PPKM, terus terang lebih sulit PPKM karena penutupan jalan. Itu sangat ketat sehingga orang malas keluar. Situasi perhotelan di Jakarta seperti itu saat ini,” imbuhnya.

Leave a Reply