Dua Pekan PPKM Darurat, PHRI: Kamar Hotel Hanya Terisi 10 Persen

Hotel (Ilustrasi)

ihgma.com, Jakarta – Tingkat hunian (okupansi) kamar hotel turun hingga 10 persen selama dua pekan penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jakarta mencatat penurunan okupansi ini signifikan terjadi di hotel kecil.

“Penurunannya jauh dari 25-40 persen, sekarang tinggal 10 persen okupansi terutama di hotel-hotel non-bintang dan hotel-hotel kecil,” kata Ketua PHRI Jakarta, Sutrisno Iwantono di Jakarta, Selasa 20 Juli 2021.

Hotel yang masih bertahan di angka tinggi karena karena ikut program penginapan untuk tenaga kesehatan dan ikut program isoman bagi orang tanpa gejala (OTG). “Mereka mungkin tetap mendapatkan tamu, tetapi sebagian besar hotel di Jakarta tidak ikut program itu,” ujar Sutrisno seperti dilansir Tempo.

Dari sekitar 950 hotel di wilayah Jakarta, hanya ada 20 hotel saja yang terlibat dalam program hunian untuk tenaga kesehatan dan tempat isolasi mandiri (isoman) untuk orang tanpa gejala.

Dia menyampaikan, sektor perhotelan diproyeksikan mengalami pemulihan pada 2023. Selama masa transisi dua tahun itu pelaku bisnis perhotelan dituntut berinovasi dengan berbagai kondisi dan teknologi.

Langkah jangka pendek, PHRI mengharapkan adanya “cost reduction” atau efisien mengingat belum ada permintaan (demand) dari calon tamu hotel. Pemerintah diminta memberikan berbagai kelonggaran untuk sektor perhotelan.

Leave a Reply