Effective Of Change Management In Hospitality

Photo : penulis S. SAUTA., DBA.

Oleh: S. SAUTA., DBA.
www.syahrulsauta.com

IHGMA.com – Beberapa waktu yang lalu saya di hubungi melalui telpon oleh kolega saya seorang GM hotel bintang 4 yang sudah lama tidak Bertemu.

Obrolan dan diskusi melalui telpon yg kami lakukan sangat menarik. Teman GM tersebut menjelaskan bahwa pihak share holders hotel nya berencana menjual hotel yg dia pimpin kepada investor baru dari Malaysia.

Adapun fasilitas hotel tersebut adalah 400 kamar, 2 restaurants, 1 Bar dan Spa.

Jumlah karyawan 405 orang dengan PT&ER 18,5% to total revenue dan variabel cost 43,5%.

Selama ini rata-rata occupancy sebesar 82% dengan ARR Rp.1,7juta dan RevPAR Rp 1.185.750.

Rata-rata total revenue per bulan Rp 33 Milyar dan GOP 41%.

Teman GM saya selama mengelola hotel tersebut sangat sukses dan beliau sudah bekerja di hotel tersebut selama tiga tahun.

Pada saat masuk investor baru pihak share holders memutuskan ingin meningkatkan effisiensi biaya yang dianggap tinggi selama ini antara lain adalah komisi OTA rata-rata 20% dari room revenue.

Jumlah karyawan yang akan dibuat rasio dibawah 1:1 karena akan diterapkan multi skills dan job enlargement.

Komposisi source of business hotel tersebut saat ini adalah: 60% OTA, 20% TA dan 20% Direct Bookings.

Pihak konsultan bisnis dari pihak owners melihat ada potensi untuk meningkatkan ARR dengan optimalisasi Direct Bookings melalui website hotel sehingga expektasi dari pihak pemilik adalah room revenue akan naik dan biaya komisi akan menurun.

Tiga bulan setelah take over business oleh investor yang baru terlihat hasil operasi hotel sebahagian besar menurun drastis, antara lain tingkat occupancy menurun 20%.

Revenue hotel drop down 30% dari hasil sebelumnya, service charge employee juga menurun drastis 30%.

Motivasi karyawan juga menurun drastis karena take home pay mereka juga sangat terpengaruh akibat dari hasil pendapatan hotel yg menurun dari bulan-bulan sebelumnya.

Dari ungkapan cerita diatas dapat diketahui bahwa effective change management sangatlah penting dan diperlukan persiapkan yang matang sebelum dilakukan implementasinya. (SYS250820).

Leave a Reply