Fakta-fakta Karantina OTG di Gianyar Bali, Biaya Hotel Ditanggung Pemerintah, Makan 3 Kali Sehari

Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

ihgma.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali hingga saat ini menilai karantina di hotel menjadi salah satu upaya paling manjur dalam memutus penyebaran Covid-19.

Sebab, selain dapat mengindari si pasien dari beban mental di lingkungan tempat tinggalnya, mereka juga mendapatkan pelayanan prima.

Melansir Tribun Bali Senin (1/3), saat ini Pemkab Gianyar menggunakan dua hotel untuk karantina warga Gianyar yang positif covid-19 orang tanpa gejala (OTG).

Pemanfaatannya menggunakan dana APBD Kabupaten Gianyar.

Rinciannya Pemkab mengeluarkan biaya Rp 200 ribu per 1 unit kamar per hari.

Biaya tersebut termasuk makan tiga kali, pagi, siang dan malam.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, nilai sewa kamar tersebut sangat murah.

“Boleh dicari tahu ke kabupaten lain. Kita yang paling murah, cuma Rp 200 ribu per hari sudah termasuk makan tiga kali,” ujarnya.

Bupati asal Payangan tersebut menilai, hal tersebut tak terlepas dari kerjasama pihak hotel.

sosialisasi-prokes-di-desa-adat-saba-blahbatuh-gianyar-bali

“Dengan nilai Rp 200 ribu, mungkin pihak hotel cuma mendapatkan untung sedikit, palingan cuma Rp 75 ribu.

Untuk hotel, nilai segitu sangat sedikit.

Tapi kembali, ini adalah bentuk kepedulian dan kerjasama pihak hotel dengan pemerintah,” tandasnya.

Lebih lanjut dikatakan, dalam meminimalisir penggunaan anggaran terkait hotel karantina, pihaknya tidak langsung menyewa kamar hotel tersebut sekaligus.

“Tidak langsung semua kita sewa, tapi tergantung pemakaian.

Kalau ada empat orang yang dikarantina, segitu kita sewa kamar. Intinya, kita pakai anggaran sesuai kebutuhan,” tandasnya.

Mahayastra menyebutkan, penerapan karantina di Kabupaten Gianyar terus dievaluasi.

Sebab iapun mengambil pelajaran dari daerah lain terkait kondisi pasien yang dikarantina.

“Kita terus mencari solusi bagaimana supaya warga yang dikarantina ini nyaman, supaya cepat sembuh bukannya malah memburuk,” ujarnya.

Diapun menilai, proses karantina yang nyaman dari Pemkab Gianyar ini, menyebabkan persentase kesembuhan pasien covid di Gianyar mencapai 90 persen.

“Saya yakin, Gianyar akan segera keluar dari pandemi. Mohon dukung semua kebijakan ini, demi kebaikan kita bersama, dan perekonomian bisa segera pulih,” tandasnya.

 

Leave a Reply