Festival Tabut dan Daya Tarik Bengkulu

BENGKULU, IHGMA.com – Bengkulu memiliki beragam kebudayaan dan juga potensi wisata. Salah satunya adalah Festival Tabut yang akan diselenggarakan di Bengkulu pada tanggal 10 – 20 September 2018 yang juga akan dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.
Untuk menyelenggarakan festival tersebut Pemerintah Provinsi Bengkulu juga sudah menyiapkan berbagai hal untuk kesuksesan acara tersebut. Pemprov Bengkulu juga sudah menyiapkan akomodasi yang mendukung wisatawan ketika berkunjung ke Bengkulu.
Selain itu, Bengkulu juga memiliki potensi wisata yang lainnya yang dapat dikunjungi apalagi geliat pariwisata di Bengkulu juga sudah mulai meningkat. Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.
“Sudah cukup, untuk ukuran Bengkulu sudah bagus. Dan memang kalau sekarang pengembangan itu sudah mulai muncul, geliat ekonomi pariwisata itu sudah mulai muncul. Untuk tingkat hunian hotel se-Sumatera paling tinggi itu Bengkulu. Data statistik sampai satu tahun terakhir, Bengkulu itu paling tinggi untuk tingkat hunian hotelnya. Ini kan melihat indikator pariwisata sudah mulai terbuka,” ujar Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat konferensi pers di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta pada Rabu (5/9).
Selain Festival Tabut, Bengkulu juga menyediakan objek wisata sejarah yang tak kalah menarik dari daerah lain seperti Benteng Marlborough, rumah pengasingan Bung Karno (1934-1938) dan rumah Fatmawati (Ibu Negara Pertama Republik Indonesia).

Raflesia Arnoldi

Bunga Raflesia Arnoldi (Foto: Wikimedia Commons)

Bengkulu juga memiliki objek wisata alam dan yang lainnya seperti panjat tebing di Bukit Kandis, arung jeram, dan Pusat Pelatihan Gajah Seblat.
“Kemudian dalam konteks alamnya juga kita punya pantai yang cukup menarik di samping ada bunga Rafflesia Arnoldii yang juga endemik ada di Bengkulu, ada beberapa destinasi wisata konten-konten sejarah yang ada di Bengkulu,” ujarnya pada kesempatan yang sama.
Selain itu, Bengkulu juga memiliki garis pantai sepanjang 525 km yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia, dengan berbagai wisata surfing di antaranya Tapak Paderi, Teluk Sepang, apalagi di Bengkulu juga kamu dapat melihat bunga Rafflesia Arnoldii yang indah.

Leave a Reply