Garap Wisata Halal, Wapres Ingin RI Tiru China dan Korsel

Foto: Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dalam acara Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang" dan peresmian "Brand Ekonomi Syariah. (Tangkapan Layar Youtube Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah)

ihgma.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin memandang, wisata halal di Indonesia saat ini masih terhambat pertumbuhannya, karena literasi masyarakat yang rendah.

Rendahnya literasi masyarakat, yang kemudian kata Ma’ruf menimbulkan mispersepsi tentang wisata halal. Banyak anggapan wisata halal berarti wisatanya disyariahkan.

Padahal, menurut Ma’ruf yang dimaksud konsep wisata halal adalah penyediaan layanan-layanan syariah di setiap destinasi wisata.

“Akibatnya, beberapa daerah keberatan mengaplikasikan konsep wisata halal ini. Sepertinya ada kesan bahwa wisata syariah itu wisatanya akan disyariahkan. Kemudian, ada daerah-daerah yang keberatan,” jelas Ma’ruf dalam siaran resminya, Kamis (6/5/2021).

“Di situ kita ingin nanti di tempat-tempat wisata itu ada layanan syariah, layanan halal, restoran halal, ada tempat sholat,” ujarnya lagi.

Menurut Ma’ruf Indonesia bisa mengembangkan wisata halal seperti Beijing di Tiongkok dan Nami Island di Korea Selatan.

Leave a Reply