Hotel Grand Inna Malioboro Serius Penuhi Standar Keamanan Covid-19

Hotel Grand Inna Malioboro salah satu hotel berstatus Badan Usaha Milik Negara PT Hotel Indonesia Natour di Kota Yogyakarta telah tersertifikasi menerapkan standar protokol kesehatan dan kebersihan sebagai pencegahan penularan Covid-19 sesuai yang dipersyaratkan pemerintah.[Sp/Fuska Sani Evani] (Foto: Beritasatu.com)

ihgma.com – Menjelang tutup tahun, sebanyak 59 hotel, 15 restoran dan 5 bidang usaha lain di Kota Yogyakarta telah terverifikasi berdasar Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Melansir Beritasatu Minggu (6/12), salah satunya, Grand Inna Malioboro, yang dulunya bernama Inna Garuda, salah satu hotel berstatus Badan Usaha Milik Negara PT Hotel Indonesia Natour di Kota Yogyakarta, sudah menjalankan proses audit dan tinggal menunggu sertifikat menerapkan standar protokol kesehatan dan kebersihan sebagai pencegahan penularan Covid-19 sesuai yang dipersyaratkan pemerintah.

Kepada media, Sabtu (05/12/2020) petang, General Manajer Hotel Grand Inna Malioboro Yogyakarta Ni Komang Darmiati memaparkan, pada 7 September lalu, Grand Inna Malioboro sudah diverifikasi PHRI dan Dinas Pariwisata Yogyakarta, dan dinyatakan bahwa penerapan untuk standar pencegagan penularan Covid-19 atau di normal bisnis itu sudah sangat baik, bahkan mendapat nilai memuaskan.

Hotel yang terletak di pusat kota atau di Jalan Malioboro tersebut juga mendapat label tiketCLEAN, dalam fitur yang dihadirkan tiket.com, yang telah memenuhi standardisasi protokol kesehatan dan kebersihan yang dikeluarkan oleh Badan Organisasi Dunia WHO.

Dengan itu, Ni Komang Darmiati yakni, bahwa okupansi hotel yang sudah mendapat pemesanan 40 persen dari kapasitas 227 kamar untuk periode 20 Desember hingga akhir tahun itu, terus bertambah.

Dikatakan, sarana bilik disinfektan, cek suhu menggunakan thermo gun, dan kewajiban semua staf dan tamu dalam bermasker di area hotel, sudah menjadi rutinitas yang tidak akan ditinggalkan. Pembersihan area publik dan kamar tamu secara rutin dan berkala termasuk menggunakan disinfektan dilakukan secara berkala, baik sebelum kedatangan tamu maupun sesudahnya.

“Dengan ini kita bisa meyakinkan tamu bahwa kita sudah melakukan protokol kesehatan dengan baik, namun tentu dalam perjalanan waktu karena tamu juga homogen dari beberapa kota dan daerah sehingga di hotel itu di pagi hari siapkan satu staff ambassador untuk mengingatkan tamu tentang protokol Covid-19,” katanya.

Selain itu, kata dia, staf hotel tersebut juga mencontohkan kepada tamu menginap termasuk bagaimana tamu itu harus menggunakan standar alat pelindung diri (APD) dengan benar.

Komang Darmiati juga memaparkan, karyawan juga bukan hanya melakukan pengawasan, tetapi juga wajib memproteksi diri sendiri.

“Harapannya, calon wisatawan percaya dan yakin untuk bisa berwisata dengan aman dan sehat, okupansi hotel pada musim liburan Desember bisa di atas 90 persen,”ujarnya.

Bahkan Grand Inna Malioboro, menjual total 227 kamar, atau tidak 50 persen saja, karena standar prosedur pencegatan Covid-19 sudah dilaksanakan.

Sementara itu, Public Relations Manager tiket.com Sandra Darmosumarto mengatakan, fitur tiketCLEAN bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman pagi pelanggan saat perjalanan, nginap di hotel atau wisata atraksi.

“Partner yang sudah mendapatkan label tiketCLEAN termasuk Grand Inna Malioboro, sudah memenuhi standarisasi protokol kesehatan dan kebersihan. Sehingga tamu dipastikan tetap aman,” terangnya.

Leave a Reply