IHGMA Sumut Dipercaya Sebagai Tuan Rumah Kongres GM Hotel se Indonesia

etua IHGMA Sumut Achmad Zulham (kiri) mengapit Ketua PHRI Sumut Denny S Wardhana, Kabid Bina Objek Usaha Pariwisata Maike Moganai Ritonga, SH, MAP dan Kadis Pariwisata Medan Drs Agus Suriyono.okemedan/nta

ihgma.com – Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Sumut pimpinan Achmad Zulham dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Kongres Asosiasi General Manager Hotel se Indonesia 2021. Kongres yang diberi nama Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA)2 nd National Congress akan diadakan pada tanggal 18-20 Juni 2021 mendatang di Prapat, Danau Toba.

Hal itu dijelaskan Ketua DPD IHGMA Sumut,Achmad Zulham, dalam acara temu stakeholder ,mitra asosiasi seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov Sumut,Pemko Medan, ASITA,PHRI dan media Sumut,Selasa malam (9/2)di Santika Dyandra Hotel Medan.

Melansir OKMedan Rabu (11/2), dijelaskan, pelaksanaan Kongres nasional kedua yang berlangsung di Parapat Danau Toba ini dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Daerah IIHGMA Provinsi Sumutsetelah sebelumnya berhasil unggul dalam penentuan lokasi kegiatan dari alternatif lokasi lainnya, yaitu Bali dan Lombok.

Kegiatan kongres Nasional 2 tahun 2021 ini diharapkan akan dibuka Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Sandiaga Uno dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang juga akan dihadiri langsung oleh ketua DPP IHGMA Arya Arimbawa beserta seluruh pengurus pusat dan daerah 24 DPD  se Indonesia,dan diperkirakan akan dihadiri sekitar 300 peserta kongres maupun.peninjau, urai Achmad.

Dikatakan Achmad Zulham, kegiatan yang berlangsung selama 3 hari tersebut yang bertema Bersama Bergerak Cepat Pulih dan Bangkitnya Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, sebagai momentum untuk menjawab tantangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif,yaitu GERCEP  Gerak Cepat)GEBER (Gerak Bersama)dan GASPOL atau (Garap Semua Potensi Lapangan Kerja).

Dijelaskan, Kongres Nasional II akan diikuti 24 DPD dari seluruh Indonesia dan diperkirakan dihadiri 150 hingga 200 peserta kongres dan juga peninjau.

Dia menguraikan, kegiatan dimulai dari kedatangan peserta di Bandara Kualanamu, makan malam penyambutan peserta, dilanjutkan pelaksanaan Kongres Nasional sehari penuh. Setelahnya, seluruh peserta diajak melihat lebih dekat pesona wisata alam dan wisata budaya Danau Toba dan Pulau Samosir,” katanya.

Dikatakannya, Kongres Nasional II ini berbeda dengan kongres nasional umumnya. Sebab mengambil lokasi outdoor dengan latar belakang Danau Toba agar seluruh peserta dapat menikmati pesona alamnya.

Kata Zulham, pusat kegiatan dilaksanakan di Hotel Niagara Parapat. Lokasi kegiatan juga akan disediakan area khusus untuk pameran khusus bidang usaha ekonomi kreatif pariwisata mandiri atau binaan pemerintah pusat, provinsi atau kabupaten/kota di Sumut. Selain itu, ada berbagai jenis usaha UMKM yang ikut serta kuliner, souvenir, kerajinan tangan, oleh-oleh khas Sumut, hasil bumi dan produk fesyen. “Dengan demikian, menjadi sebuah kesempatan lebih memperluas pemasaran dan membuka koneksi bisnis baru di jaringan nasional,” ucapnya.

Tak kalah pentingnya, sambung dia, kegiatan ini juga mengundang seller and buyer untuk bertemu dalam kegiatan table top di lokasi yang sama, yaitu Parapat atau Pulau Samosir. “Kami berharap table top ini diikuti para seller terbaik di Sumut serta dengan penawaran terbaik, yang nantinya akan kembali menjadi pilihan utama para wisatawan domestik. Paling tidak sebelum wisatawan mancanegara kembali, dapat berkunjung ke Indonesia,” tutupnya.

Ketua BPD Persatuan Hotel dan Restoran  Indonesia (PHRI) Sumut Denny S Wardhana mengatakan, PHRI sangat mendukung kegiatan tersebut. Namun ia mengingatkan agar kongres menerapkan prokes sehingga agar tidak menimbulkan klaster baru.

“Pandemi ini membuat hotel tertekan. Oleh karena itu seluruh teman-teman diminta menjaga prokes secara ketat, jangan sampai jadi klaster baru Covid-19,” katanya.

Ia mengajak seluruh general manager hotel bergandengan tangan dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar bisa menekan penyebaran Covid-19. “Sama-sama kita ingatkan tamu, baik yang ikut meeting atau menginap untuk benar-benar mengikuti prokes. Saya yakin kita bisa. PHRI sangat mendukung dari program ini,” pungkasnya.

” Kongres Nasional 2 IHGMA juga akan mengundang seller dan buyer untuk bertemu dalam kegiatan tabel top di lokasi yang sama yakni di Parapat atau Pulau Samosir yang berada di kawasan di Danau Toba ,di mana DPD IHGMI Sumut sangat berharap kegiatan Table,Top ini akan diikuti oleh para seller terbaik dari Sumatera Utara dengan penawaran terbaik yang nantinya akan kembali menjadi pilihan utama para wisatawan domestik paling tidak sebelum wisatawan mancanegara kembali dapat berkunjung ke Indonesia“sebut, Achmad Zulham.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Ria Novida Telaumbanua diwakili oleh Mieke Ritonga dalam sambutannya mengapresiasi rencana kegiatan kongres nasional ke-2 IHGMA di Sumatera Utara. Ia berharap agar dapat berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan dari inovasi yang kreatif ,sehingga industri pariwisata bidang perhotelan semakin bergairah dan terus berjaya menuju era baru inovasi baru yang menghadirkan suasana dan nuansa baru, sehingga dapat menumbuh kembali kepercayaan wisatawan yang akan berkunjung merasa nyaman dan aman menginap di hotel yang sudah memenuhi standar CHSE atau healthy safety and environment suistanable, yang berkualitas dan terpercaya serta juga harus mengikuti protokol kesehatan Covid 19.

Leave a Reply