Industri Pariwisata Diprediksi Kembali Menguat Pada 2022, tapi Tanpa Turis Asing

Pulau Padar di Kepulauan Komodo, Nusa Tenggara Timur. Keindahan kawasan Taman Nasional Komodo membuat Labuan Bajo semakin banyak dikuncungi wisatawan mancanegara. Foto: Luke Wait/Shutterstock

ihgma.com – Industri pariwisata di Indonesia diprediksi kembali bergeliat pada 2022 mendatang. Peningkatan ini akan didorong oleh aktivitas wisatawan domestik.

Pengamat pariwisata, Jajang Gunawijaya, menyebut hingga beberapa tahun ke depan Indonesia masih mengandalkan wisatawan domestik. Sebab, masih perlu waktu dan persiapan yang panjang untuk menyambut kembali wisatawan mancanegara usai pandemi COVID-19.

“Kalau pemerintah sudah menyatakan pandemi bisa dikendalikan, ada pelonggaran signifikan jadi berbagai aktivitas ekonomi bisa dibuka lagi, pariwisata akan menggeliat,” kata pengamat pariwisata Jajang Gunawijaya seperti dilansir Kumparan dari Antara, Kamis (26/8).

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial dan Politik (LPPSP) FISIP Universitas Indonesia itu memprediksi, wisatawan dalam negeri yang menjadi tumpuan dalam membantu geliat industri akan kembali normal.

Wisatawan mengunjungi kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (1/7/2020). Foto: Hendra Nurdiyansyah/ANTARA FOTO

Kondisi yang aman membuat warga bisa berwisata dengan nyaman, sehingga diharapkan dapat membantu destinasi-destinasi wisata di Indonesia kembali bangkit.

“Kalau untuk wisatawan mancanegara, butuh waktu lebih lama lagi. Bisa 1-2 tahun untuk kembali normal karena imbas dari pandemi berkepanjangan merusak struktur ekonomi masyarakat di luar negeri, termasuk dari negara yang banyak berwisata ke Indonesia,” jelas dia.

Untuk menantikan datangnya kembali wisatawan mancanegara, Jajang menegaskan prosesnya lebih memakan waktu karena perekonomian negara-negara lain juga belum pulih sepenuhnya. Padahal, wisatawan asing yang ingin berlibur ke luar negeri harus jauh-jauh hari mempersiapkan keuangan sebelum berwisata.

Hal ini berbeda dengan wisatawan domestik yang lebih fleksibel untuk berlibur di dalam negeri kapan pun mereka mau selama ada kesempatan.

Leave a Reply