Ingat! Pagi Ini Ada Listing Hotel Danau Sunter, Cek Harganya

Foto: Dok Hotel Sunlake

ihgma.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan emiten baru pada Senin ini (29/3/2021) dengan hadirnya PT Sunter Lakeside Hotel Tbk yang akan tercatat di papan perdagangan dengan kode saham SNLK.

Berdasarkan pengumuman BEI, Sunter Lakeside Hotel sudah mendapatkan pernyataan efektif dan kelengkapan dokumen serta kode perdagangan.

“Telah efektifnya pernyataan pendaftaran Perseroan pada tanggal 18 Maret 2021 yang Bursa terima pemberitahuannya pada tanggal 19 Maret 2021, dengan ini diumumkan bahwa apabila seluruh syarat Pencatatan Efek Calon Perusahaan Tercatat sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan Oleh Perusahaan Tercatat telah dipenuhi,” tulis BEI, dikutip Senin (29/3).

Berdasarkan data BEI, disebutkan bahwa pengelola Sunlake Hotel (Hotel Danau Sunter) di Jakarta Utara ini menawarkan 150 juta saham atau setara dengan 33,33% dari modal yang ditempatkan dan disetor perusahaan setelah penawaran umum.

Harga penawaran Rp 150/saham sehingga dana yang akan diraih yakni Rp 22,50 miliar.

Berdasarkan prospektus yang disampaikan perusahaan, dana yang didapatkan perusahaan dari aksi korporasi ini akan digunakan untuk pengembangan hotel yang dilakukan secara bertahap sesuai strategi bisnis perusahaan seperti dilansir CNBC Indonesia.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dari IPO Sunlake adalah PT Victoria Sekuritas Indonesia. Sekuritas ini akan menjamin secara kesanggupan penuh (full commitment) terhadap penawaran saham ini.

Saat ini pemegang saham pengendali (PSP) Sunlake adalah Unilink Ventures Inc. dengan kepemilikan 45%. Pemegang saham lainnya adalah Sapto Utomo Hidajat sebesar 14,68%.

Setelah penawaran umum dilakukan maka pemegang saham paling besar masih oleh Unilink Ventures Inc. namun pemilikannya terdilusi menjadi 30% dan Sapto Utomo Hidajat akan turun menjadi 9,77%. Kemudian pemilikan publik akan menjadi sebesar 33,33%.

Adapun pada perdagangan esoknya, Selasa (30/3), emiten baru lainnya PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk akan tercatat dengan kode perdagangan ZYRX.

Zyrexindo Mandiri Buana juga sudah mendapatkan pernyataan efektifnya pada 17 Maret 2021.

Produsen laptop merek Zyrex ini menawarkan saham sebanyak 333.000.300 dengan harga penawaran Rp 250/saham. Dengan demikian dana yang diraih dari IPO ini Rp 83,25 miliar.

Leave a Reply