Mulai 1 Mei, Turis yang Berkunjung ke Singapura Wajib Gunakan IATA Travel Pass

Foto: visitsingapore.in

ihgma.com – Singapura akan mewajibkan penumpang pesawat yang bertandang ke negaranya untuk menggunakan tiket perjalanan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) atau Travel Pass.

Kebijakan yang berlaku mulai 1 Mei ini merupakan bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) dan IATA. Dengan Travel Pass tersebut, penumpang pesawat dapat membagikan hasil negatif tes PCR saat check-in dan saat kedatangan di bagian imigrasi Bandara Internasional Changi.

“Ini adalah bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara CAAS dan IATA untuk memfasilitasi perjalanan yang mulus dan efisien melalui sertifikat digital tes COVID-19,” kata CAAS.

Ilustrasi maskapai Singapore Airlines Foto: Shutter stock

Dilansir kumparan dari Channel News Asia, tiket perjalanan IATA atau IATA Travel Pass adalah aplikasi seluler yang dapat digunakan penumpang pesawat untuk menyimpan hasil tes COVID-19 dari laboratorium terakreditasi.

Pada April lalu, Singapore Airlines (SIA) telah menguji izin perjalanan IATA pada penumpang yang bepergian dari Singapura ke London pada 15-28 Maret 2021. Maskapai tersebut mengatakan bahwa para penumpang mengapresiasi inovasi terbaru itu.

Selain itu, mereka menganggap IATA Travel Pass telah mempermudah perjalanan mereka. Setelah uji coba di SIA, CAAS dan IATA mengatakan, otoritas pengawasan perbatasan dan kesehatan Singapura akan menerima izin perjalanan sebagai bentuk presentasi uji pra-keberangkatan COVID-19 yang valid untuk masuk ke negara mereka.

“Informasi yang disajikan pada IATA Travel Pass akan dalam format yang memenuhi persyaratan tes pra-keberangkatan untuk masuk ke Singapura,” kata pihak berwenang, menambahkan bahwa mereka akan mengembangkan fitur tambahan.

Pengunjung menggunakan masker saat berada di Changi Airport, Singapura. Foto: AFP/Roslan RAHMAN

Termasuk mengaktifkan pemindaian QR code oleh petugas imigrasi, transmisi back-end kredensial kesehatan dari travel pass ke maskapai penerbangan, sistem otoritas imigrasi untuk pra-boarding dan izin pra-kedatangan, serta sertifikat vaksinasi digital.

Direktur Jenderal CAAS, Kevin Shum, mengatakan bahwa kolaborasi dengan IATA ini merupakan salah satu upaya memulihkan perjalanan udara internasional melalui adopsi sertifikat kesehatan digital.

“Saat kami bekerja untuk membangun kembali hub udara Changi dengan aman, kami akan terus mencari solusi lain yang dapat memberikan cara yang sama amannya dan dapat diverifikasi untuk berbagi sertifikat kesehatan untuk perjalanan internasional yang aman,” kata Shum.

IATA Travel Pass akan tersedia untuk diunduh pada paruh kedua bulan April dan saat ini sedang diujicobakan oleh lebih dari 20 maskapai penerbangan di dunia, termasuk SIA. Bagi penumpang yang berencana berkunjung ke Singapura, diimbau harus melihat informasi lebih lanjut kepada maskapai penerbangan yang dipakai terkait kemungkinan menggunakan layanan tersebut.

Leave a Reply