Pamit Dari Dunia Ritel Fashion, Ini Sejarah Debenhams

ihgma.com – Perusahaan ritel fashion asal Inggris Debenhams menyatakan akan menutup seluruh tokonya di dunia menyusul pembelian perusahaan itu oleh perusahaan ritel fashion berbasis online, Boohoo, senilai 55 juta pound atau sekitar Rp 1 triliun.

Melansir  CNBC Indonesia Senin (25/1) dari The Guardians, Boohoo, yang juga membeli merek Maine, Mantaray, Principles and Faith, mengatakan toko yang tersisa akan ditutup dan ribuan pekerja akan kehilangan pekerjaannya.

Debenhams mengatakan bahwa mereka dalam proses penutupan massal terjadi setelah administrator gagal mendapatkan kesepakatan penyelamatan untuk menyelamatkan 118 toko dan 12.000 stafnya yang tersisa. Perusahaan tersebut baru-baru ini mengumumkan bahwa enam toko tidak akan dibuka kembali setelah lockdown, termasuk department store andalannya di Oxford Street London.

Foto: Debenhams (REUTERS/Simon Dawson)

Debenhams sendiri merupakan perusahaan yang sudah malang melintang di dunia ritel fashion. Perusahaan ini telah 243 tahun beroperasi dengan beberapa dinamika dan perjalanannya yang panjang. Lalu bagaimana sejarah Debenhams?

Berikut perjalanannya seperti dikutip dari Fashion United.

1778: William Clark mendirikan toko tirai di 44 Wigmore Street di West End London.

1813: William Debenham berinvestasi di perusahaan yang kemudian menjadi Clark & Debenham.

1818: Toko pertama di luar London dibuka di Cheltenham dan perusahaan mulai berkembang pesat.

1851: Clement Freebody berinvestasi dalam bisnis yang kemudian berganti nama menjadi Debenham & Freebody. Selain toko ritelnya, bisnis grosir didirikan dengan menjual kain dan barang-barang lainnya ke penjahit dan pengecer besar lainnya. Banyak akuisisi bisnis eceran, grosir dan manufaktur dilakukan dalam sisa abad kesembilan belas dan selanjutnya.

1905: Debenhams Ltd. dibentuk.

1919: Bisnis Debenhams bergabung dengan Marshall & Snellgrove.

1920: Debenhams membeli pengecer Knightsbridge, Harvey Nichols.

1928: Keluarga Debenhams keluar dari perusahaan karena sudah go public.

1950: Saat ini, Debenhams adalah grup department store terbesar di Inggris Raya, memiliki 84 perusahaan dan 110 toko.

Leave a Reply