RENCANA Penerbangan Singapore Airline ke Bali Mulai 4 Mei 2021 Ditunda!

Ilustrasi bandara Foto: Shutter Stock

ihgma.com – Rencana Singapore Airline yang kembali membuka rute penerbangan internasional dari Singapura ke Bali mulai 4 Mei 2021 besok tamnpaknya ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Info tersebut beredar luas dalam broadcast WhatsApp Group yang berisi :

“Selamat sore rekan2 Komunitas Bandara IGN Rai, mencermati dan menindaklanjuti hasil rapat pimpinan seluruh pemangku kepentingan di level Pemerintah Pusat (Satgas Covid-19, DGCA, Kemenkes, CIQ) terkait aturan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) sesuai Surat Dirjen P2P Kementerian Kesehatan Nomor SR.03.04/II/1084/2021 Tanggal 28 April 2021 dan hasil dari koordinasi Kantor Otban IV dengan DGCA dengan hormat dapat kami sampaikan beberapa hal garis besar sbb :

1. Bahwa Pintu Masuk (Entry Point) bagi PPLN hanya di perbolehkan 4 bandara internasional saja yakni CGK (Cengkareng), KNO (Kualanamo), SUB (Juanda) dan MDC (Menado). Kecuali untuk penerbangan internasional kargo masih diperbolehkan diluar 4 bandara tersebut sesuai ketentuan. 

2. Rencana operasi penerbangan Singapore Airlines rute SIN-DPS-SIN seminggu 2X mulai tanggal 4 Mei 2021 dinyatakan Postponed (Tertunda). Sampai ada keputusan penambahan Bandara IGN Rai sebagai entry point penerbangan internasional baik untuk WNA maupun untuk WNI yang status PMI.

3. Pertimbangan pengambilan keputusan tersebut yakni Meningkatnya kasus terpapar Covid-19 beberapa negara (India, Pakistan, Philipine) secara signifikan dan pertimbangan Potensi Satgas Covid-19 Dalam Penanganan PMI yang masuk ke daerah masing2. 

4. Penerbangan Rute Internasional untuk Cargo Flight masih di perbolehkan.

Demikian disampaikan butir2 garis besar hasil rapat pimpinan di pusat sambil menunggu risalah rapat resmi. 

Terima kasih, 
Salam sehat, Salam Tangguh

Dikonfirmasi terpisah, Plt. Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Noviansyah mengaku sudah mendapatkan informasi tersebut.

“Untuk sementara ini kami mendapat info seperti itu, kami masih menunggu formalnya dari DGCA (Directorate General of Civil Aviation atau Direktorat Jenderal Perhubungan Udara) pusat,” kata Noviansyah, Senin 3 Mei 2021 seperti dilansir Bali Tribun.

Ia menjelaskan, pihak yang memutuskan hal tersebut adalah instansi pusat, Ditjen Udara berkoordinasi dengan Kemenkes, Kemenlu, Ditjen Imigrasi dan Satgas Covid-19 pusat.

“Pertimbangannya pusat yang dapat menjawab, intinya terkait pandemi Covid-19, kami pun masih menunggu keputusan resmi dari DGCA pusat,” jelasnya.

Sementara itu, Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira mengatakan pihaknya hari ini akan mengadakan pertemuan membahas hal tersebut.

“Hari ini nanti kami akan melakukan rapat lagi koordinasi dengan Otoritas Bandara Wilayah IV. Nanti akan kami update hasil rapat koordinasi ini, kami belum bisa memberikan statemen lebih jauh karena hari baru akan rapat lagi,” ujarnya tergesa-gesa memasuki ruangan rapat di Gedung Wistisabha Angkasa Pura I.

Namun, pihak Singapore Airline hingga saat ini belum menyampaikan pernyataan resminya mengenai penundaan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Singapore Airline rencananya akan kembali membuka rute penerbangan dari Singapura ke Bali PP mulai 4 Mei 2021 mendatang dengan frekuensi terbang seminggu 2 kali PP.

Apakah pembukaan kembali rute tersebut bagian dari program Travel Corridor Arrangement (TCA) antara Indonesia dengan Singapura ditengah pandemi Covid-19?

Manager Public Relations Singapore Airlines, Glory Henriette dikonfirmasi tribunbali.com, Sabtu 24 April 2021 rencana pembukaan kembali rute tersebut bukan bagian dari program Travel Corridor Arrangement (TCA) antara Indonesia dengan Singapura ditengah pandemi Covid-19.

“Tidak, penerbangan ini bukan bagian dari travel bubble. Penerbangan ini bertujuan untuk melayani warga negara Indonesia dan juga orang asing dengan visa atau izin yang masih berlaku yang perlu melakukan perjalanan ke atau dari Bali,” jelas Glory.

Lebih lanjut ia mengatakan, Singapore Airlines telah secara bertahap memperluas layanan operasi dengan memulihkan layanan ke kota-kota utama serta meningkatkan frekuensi pada rute penerbangan.

“Kami percaya dengan laju program vaksinasi global yang terus meningkat, serta tahap pengujian yang kuat, akan menjadi kunci untuk membuka kembali perbatasan dan meningkatkan kepercayaan untuk melakukan perjalanan,” tambahnya.

 

Leave a Reply