Singapura Lockdown hingga 18 Agustus 2021, Pengunjung Taman Hiburan Dibatasi

Segelintir penumpang pesawat terlihat di Terminal 3 Keberangkatan Bandara Internasional Changi, Singapura, Minggu sore (17/01/2021)(KOMPAS.com/ ERICSSEN )

Sejak 2020, Singapura telah melarang aktivitas klub malam, bar, dan ruang KTV atau karaoke TV beroperasi guna menekan penyebaran COVID-19. Sebab, bisnis hiburan dianggap berisiko tinggi dalam penyebaran virus, karena kegiatan di tempat terkadang melibatkan pelanggan bersosialisasi dengan lady companion dan konsumsi minuman beralkohol.

Singapura merupakan salah satu negara yang cukup berhasil mengendalikan pandemi COVID-19. Sejak pandemi mewabah, Singapura hanya mencatatkan 63.245 kasus dengan 36 kematian.

Hal ini membuat pemerintah negara itu berpikiran untuk mempersiapkan penduduknya agar menjadikan COVID-19 sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Pernyataan Pemerintah Singapura tersebut berarti corona akan dianggap sama dengan penyakit endemik lain seperti flu.

Bahkan pemerintah Singapura nantinya tidak akan memasang target tak ada lagi penularan virus corona di negaranya. Pengunjung serta orang yang kontak dekat dengan kasus COVID-19 rencananya tak lagi dikarantina.

 

Leave a Reply