Soal Bendera Putih di Garut, PHRI Jabar Sebut Kondisi Hotel dan Restoran Semua Terpuruk

Sejumlah hotel yang tergabung dalam PHRI Garut mengibarkan bendera putih disertai emotion menangis sebagai bentuk kekecewaan terhadap ketidakpastian di masa pandemi Covid-19, Selasa 20 Juli 2021. /Agus Somantri/Galamedia/

ihgma.com – Aksi pengibaran bendera putih oleh pengusaha hotel dan restoran di Kabupaten Garut tampaknya harus menjadi perhatian pemerintah dalam menyusun kebijakan di tengah pandemi Covid-19.

Ungkapan tanda ketidakpastian keberlangsungan usaha di sektor hotel dan restoran di masa pandemi, khususnya pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, bisa jadi akan diikuti juga di daerah lainnya di Jawa Barat.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, Herman Muchtar, mengatakan pihaknya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa daya tahan pengusaha hotel dan restoran memang ada batasnya.

Awalnya diperkirakan, kekuatan pengusaha hotel bisa bertahan sampai Juli 2020. Namun akhirnya, masalah pandemi tetap tidak terselesaikan sampai dengan akhir tahun dan saat ini masuk dalam puncaknya.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Garut mengibarkan bendera putih di setiap hotel di Garut, Senin (19/7/2021). Pengibaran bendera putih itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap keadaan perhotelan dan restoran yang mengalami ketidakpastian di masa pandemi Covid-19. Tribun Jabar/Sidqi

Leave a Reply