Termasuk Australia, Kemenparekraf Usulkan Sejumlah Negara yang Akan Diperbolehkan Masuk ke Bali

ILUSTRASI- Suasana di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. (foto : doc Humas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali)

ihgma.com – Terkait penentuan dan persetujuan negara yang akan diperbolehkan masuk ke Bali sebagai wisatawan mancanegara mulai 14 Oktober 2021 mendatang, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus melakukan koordinasi dengan Kementerian terkait untuk memfinalkannya.

“Kami masih terus berkoordinasi dengan Kemenkes, Satgas Covid-19, Kemenkomarves, dan Kemenlu. Menkomarves menyampaikan 6 negara RRT, Korsel, Jepang, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Selandia Baru,” kata Menparekraf, Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing, Senin 11 Oktober 2021 di Pawon Purba Desa Wisata Nglanggeran Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DI Yogyakarta.

Ia menambahkan Kemenparekraf sendiri juga telah menyampaikan usulan sejumlah negara lain yang bisa disasar untuk pembukaan wisatawan mancanegara.

Selain keenam negara tersebut, ada sejumlah negara lain yang akan disasar, seperti Singapura, Hungaria, Perancis, Spanyol, Polandia, Belanda, Inggris, Italia, Austria, Jerman, Belgia, Australia, Norwegia, Denmark, Swedia dan Rusia.

Tentunya Kemenparekraf terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Satgas Covid-19, Kemenkomarves, dan Kemenlu untuk penentuan dan persetujuan negara yang boleh masuk ke Indonesia.

“Skema charter direct flight ini nantinya disiapkan dalam konsep travel corridor arrangement. Karena sifatnya direct, jadi akan memudahkan wisatawan asing untuk masuk ke Indonesia secara langsung, sehingga tidak perlu untuk transit ke negara lain,” jelas Menparekraf Sandiaga Uno.

“Tentunya ini harus kita lakukan dengan kehati-hatian tinggi karena meskipun kita dalam situasi COVID-19 yang terkendali. Kita tidak boleh lengah, harus tetap hati-hati dan waspada, karena yang paling penting adalah dari sisi keselamatan masyarakat Indonesia harus kita perhatikan,” tambahnya seperti dilansir Bali tribun.

Adapun pengetatatan persyaratan perjalanan internasional yang dilakukan sebelum dan saat kedatangan yang harus dipenuhi wisatawan mancanegara diantaranya :

Pre Departure Requirement

1. Mendapatkan Visa Kunjungan Singkat atau izin masuk lainnya sesuai ketentuan yang berlaku;

2. Berada di negara dengan kategori low-risk setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan;

3. Hasil negatif Covid-19 melalui tes RT-PCR yang sampelnya diambil max 3×24 jam sebelum jam keberangkatan;

4. Bukti vaksinasi lengkap, dengan dosis ke-2 dilakukan setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan dan ditulis dalam bahasa Inggris, selain bahasa negara asal;

Leave a Reply