Vaksinasi 3 Kawasan Hijau COVID-19 di Bali Ditarget Selesai Pekan Depan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Bali untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. (Foto: Kemenparekraf)

ihgma.com, Jakarta –  Program vaksinasi COVID-19 untuk rancangan tiga kawasan zona hijau di Bali ditargetkan rampung pekan depan. Ketiga kawasan tersebut yakni Ubud di Kabupaten Gianyar, Sanur di Kota Denpasar dan Nusa Dua di Kabupaten Badung.

“Capaian vaksinasi di tiga kawasan yang ditetapkan sebagai zona hijau yaitu Ubud, Sanur dan Nusa Dua sudah mendekati seratus persen. Saat ini vaksinasi di tiga kawasan tersebut digenjot secara agresif hingga ditarget rampung pekan depan,” kata Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.

Hal itu Cok Ace katakan saat memantau pelaksanaan vaksinasi tahap kedua bagi pekerja industri keuangan dan perbankan yang dilaksanakan di Kantor Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, Sabtu (3/4/2021).

Dari tiga kawasan zona hijau tersebut, capaian vaksinasi kawasan Ubud telah tuntas seratus persen. Hanya saja untuk kawasan inti Ubud yang awalnya dialokasikan 46 ribu dosis vaksin, hanya terpakai 32.400 karena ada warga yang telah terdaftar di tempat mereka bekerja seperti kantor pemerintahan atau hotel.

“Sehingga kelebihan vaksin kita distribusikan ke wilayah sekitar Ubud seperti Desa Mas, Singakerta dan Lodtunduh. Jadi cakupan vaksinasi kawasan Ubud menjadi lebih luas dan ini tentunya lebih baik,” Panglingsir Agung Puri Ubud itu.

Sedangkan untuk dua kawasan hijau lainnya yaitu Sanur, Cok Ace mendapat laporan bahwa realisasinya telah mencapai 93 persen dan ditarget rampung pada Minggu (4/4/2021). Kemudian untuk kawasan Nusa Dua yang cakupannya paling luas dan target vaksinasi tercatat sebanyak 86 ribu orang, saat ini telah terealisasi sebanyak 67 ribu orang dan ditarget rampung 9 April 2021 seperti dilansir Detik.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho menyampaikan, pihaknya mengintensifkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali guna mempercepat proses vaksinasi bagi pekerja industri jasa keuangan dan perbankan.

Ia menyebut, total jumlah pekerja perbankan di Bali mencapai 25 ribu dan saat ini yang telah memperoleh vaksinasi tercatat sebanyak 2.800 orang. Menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin, ia mohon dukungan Pemprov Bali agar proses vaksinasi bagi tenaga perbankan bisa dipercepat.

Sementara itu, Dirut BPD Bali I Nyoman Sudharma mengatakan, vaksinasi bagi tenaga perbankan dapat dilakukan secara bertahap. Vaksinasi tahap kedua kali ini diikuti 500 peserta, 300 orang diantaranya merupakan karyawan BPD Bali. Sementara 200 lainnya berasal dari perbankan lainnya.

 

Leave a Reply