“Year-End Meeting” IHGMA Chapter Bali : Meningkatkan Soliditas Dan Meningkatkan Kualitas Kompetensi Para Anggota

MANGUPURA, IHGMA.com – Sebagai lokasi embrio pembentukan dan pengukuhan secara resmi asosiasi pimpinan hotel secara nasional di Indonesia – Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) di tahun 2016 lalu, IHGMA Bali Chapter semakin memantapkan langkahnya sebagai asosiasi profesi yang berperan aktif dalam pembangunan kepariwisataan di Bali. Beragam kegiatan dan partisipasi aktif telah dilaksanakan dan memberi manfaat luar biasa bagi member, asosiasi, masyarakat, lingkungan, mitra kerja termasuk pemerintah.

 

Guna menerapkan tagline asosiasi secara konsisten (Professional-Integrity-Networking), IHGMA Bali mengadakan rapat anggota akhir tahun sebagai media komunikasi formal terkait keberadaan asosiasi. Bertempat di Adijaya Sunset Hotel Kuta pada hari Selasa, 4 Desember 2018 rapat tersebut dihadiri sekitar 72 anggota dan juga beberapa pengurus DPP IHGMA yang berlokasi kerja di Bali. Menurut ketua panitia penyelenggara, K. Swabawa, CHA pertemuan ini dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat kelulusan uji kompetensi level 8 atau Ahli Perhotelan selain update informasi seputar kegiatan asosiasi. Swabawa menyampaikan “Akhir tahun merupakan kegiatan yang sangat padat untuk para GM dan juga praktisi kepariwisataan karena periode pergantian tahun merupakan holiday peak seasons, jadi kami laksanakan hari ini sehingga masih banyak yang bisa hadir untuk mendapatkan informasi seputar asosiasi, beramah tamah serta saling tukar informasi dan wawasan untuk kemajuan bersama.Jadi kita buat acara ini dalam suasana keakraban menjelang tutup akhir tahun untuk menyambut gemilangnya tahun baru 2019 nanti.” Beberapa hal utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut diantaranya informasi kegiatan selama 2018 yang disampaikan Ketua Umum DPD IHGMA Bali, I Nyoman Astama, SE.CHA yaitu tentang kerjasama dengan asosiasi SMK Pariwisata se Bali, kerjasama dengan Trash Hero Indonesia, Realisasi bantuan kemanusiaan saat bencana alam yang lalu (Gunung Agung, Lombok, Palu), kegiatan sertifikasi profesi, partisipasi dalam pembangunan kepariwisataan di Bali dan sebagainya. “IHGMA Bali selalu merasa terpanggil untuk memajukan kualitas anggota serta kemajuan lingkungan sekitar. Hari ini kita sekaligus membagikan sertifikat level 8 bagi GM berstandar nasional yang dikeluarkan oleh BNSP RI bekerjasama dengan Kemenpar RI, yaitu sebanyak 33 GM menerima sertifikat ini menyusul 35 GM lainnya yang telah berhasil pada periode sebelumnya. Ini merupakan langkah maju bagi SDM Pariwisata di Bali utamanya para GM yakni adanya pengakuan keahlian profesi dari pemerintah dan bahkan disetarakan levelnya dengan S2. Tahun depan sebagaimana kami sampaikan tadi kita akan fokus dalam pengabdian pada dunia pendidikan mulai dari SMK, LPK hingga perguruan tinggi bidang kepariwisataan” demikian tambahan dari Astama.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP IHGMA, I Made Ramia Adnyana, SE.,MM.,CHA yang didampingi Sekjen DPP IHGMA, Christian Gumala, A.Par menyampaikan besarnya peranan IHGMA dalam peningkatan kualitas SDM para GM secara nasional. Hingga saat ini dengan terbentuknya 28 DPD di seluruh Indonesia memberikan manfaat pemerataan informasi dan kualifikasi para GM. “Saat ini kita dapat melihat bahwa banyak berkembang hotel-hotel baru termasuk di daerah terpencil dan merata dari Sabang sampai Merauke dan dari Pulau Miangas hingga Rote itu para GM nya dapat menjalin komunikasi satu sama lain, saling tukar informasi dan pengetahuan. IHGMA sebagai media peningkatan kualitas SDM para GM Indonesia benar-benar dirasakan manfaatnya bagi pengusaha dan pemerintah. Dan kami dorong terus para GM Indonesia untuk maju hingga ke tingkat internasional. Kami bekerjasama dengan Global Hospitality Expert (GHE) lembaga resmi partner dari American Hotel & Lodging Education Institute (AHLEI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan uji kompetensi untuk mendapatkan pengakuan di level internasional yang berlaku di seluruh dunia, yaitu Certified Hotel Administratior (CHA). Bayangkan 5 tahun kedepan Indonesia akan ditambah lagi dengan 50.000 rooms lebih dari pembangunan hotel-hotel baru jadi kita butuh banyak GM berkualitas lagi kedepannya ” kata Ramia Adnyana.

  

Pada sesi pemaparan bidang sosial dan CSR disampaikan oleh IGN Darma Suyasa, CHA bahwa IHGMA Bali menjadi DPD IHGMA yang pertama kali menjalin kerjasama dengan Trash Hero Indonesia. Implementasi kegiatannya adalah upaya bersama saling mendukung dalam kegiatan pelestarian lingkungan termasuk pengurangan penggunaan barang berbahan plastik sekali pakai di hotel-hotel para member IHGMA Bali. Untuk pengembangan kelembagaan, para GM di wilayah Bali Utara cukup berbangga dengan telah dibentuknya dan dikukuhkannya DPC IHGMA Buleleng pada November 2018 lalu sehingga komunikasi dan koordinasi destinasi Bali Selatan dan Bali Utara semakin solid dan saling mendukung. Untuk tahun 2019, IHGMA akan menyelenggarakan kegiatan akbar bertajuk “International Hotel General Manager Conference and Exhibition (IHGMCE)” di Bandung. “IHGMCE 2019 di Bandung merupakan agenda kegiatan serupa untuk kedua kalinya, melanjutkan penyelenggaraan IHGMCE pertama tahun 2017 yang diselenggarakan di Bali. Kami ingin melanjutkan sukses tersebut di Bandung dan berharap banyak anggota dari seluruh Indonesia yang akan hadir” demikian dijelaskan oleh Christian Gumala, A. Par, Sekjen DPP IHGMA yang juga sekaligus member IHGMA Bali turut hadir pada rapat anggota akhir tahun tersebut

 

Pertemuan akhir tahun yang dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat uji kompetensi Ahli Perhotelan ini juga ditindaklanjuti dengan pemaparan teknis kerjasama dengan Asosiasi SMK Pariwisata Provinsi Bali. Dalam penjelasan tersebut, Swabawa memaparkan bahwa ada 54 sekolah SMK yang menjadi anggota asosiasi tersebut yang membutuhkan pendampingan dari para GM hotel. “Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK dimana terdapat 12% dari jumlah pengangguran di Indonesia merupakan lulusan SMK. IHGMA akan berkontribusi dalam proses pembelajaran di SMK baik dalam konsultansi penyesuaian kurikulum di sekolah dengan kebutuhan dan standar di industri termasuk juga memberikan pelatihan bagi guru-guru di SMK agar sesuai dengan materi teori yang diajarkan kepada para siswa.”, demikian kata Swabawa. Hal ini dipertegas lagi oleh Bapak Alexander Nayoan (Dewan Kehormatan DPP IHGMA) yang kebetulan sedang berada di Bali dan berkenan hadir pada rapat tersebut “Para GM harus selalu fokus pada pengembangan diri dan apalagi telah menyandang predikat Ahli Perhotelan atau dosen vokasi. Proses pelatihan yang diberikan di SMK nantinya akan memberi manfaat ganda yaitu selain meningkatkan kemampuan mentransfer ilmu dan keahlian sendiri juga dapat membantu meningkatkan kualitas lulusan SMK kedepannya. Ini kontrubusi luar biasa untuk IHGMA Bali Chapter terhadap dunia pariwisata pada umumnya dan peningkatan kualitas SDM pada khususnya. Saya ucapkan selamat kepada seluruh peraih sertifikat uji kompetensi level 8 dari BNSP RI bekerjasama dengan Kemenpar RI ini”, demikian kata Alex Nayoan seusai menyerahkan sertifikat kepada para GM anggota IHGMA Bali.

Kegiatan rapat anggota akhir tahun ini berjalan selama 2 jam dengan agenda yang padat dengan topik penting dan strategis. Termasuk menentukan agenda tahunan yaitu Annual Member Gathering yang akan dilaksanakan pada January 2019 serta menyusun daftar kegiatan Monthly Member Gathering yang telah ditetapkan setiap hari Jumat pada dinner time minggu ke-2 setiap bulannya yang dilakukan secara bergilir di hotel-hotel para GM member IHGMA Bali. Semoga peranan IHGMA semakin dirasakan manfaatnya bagi anggota serta masyarakat dan negara. Jaya Jayalah IHGMA ! (@Swa

Leave a Reply